0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Cuaca Ekstrem

Banjir, Bantaran Sungai Bengawan Solo di Juwiring Longsor

Bantaran Sungai Bengawan Solo di Desa Serenan, Juwiring, Klaten longsor (Dok.Timlo.net/Indratno Eprilianto)

Klaten – Hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu (5/1) hingga Minggu (6/1), menyebabkan longsornya bantaran Sungai Bengawan Solo di wilayah Serenan, Kecamatan Juwiring, Klaten.

“Longsoran ada sepanjang 100 meter dengan lebar tiga meter di bantaran Sungai Bengawan Solo di wilayah Dukuh Badran, Serenan, Klaten,” ujar Sunardi (44) warga Dukuh Badran, Desa Serenan, Juwiring, Klaten, Minggu (6/1).

Sunardi mengungkapkan, peristiwa longsornya bibir Sungai Bengawan Solo terjadi pada Sabtu tengah malam hingga Minggu dinihari.

“Saya mendengar suara gemuruh tadi malam. Setelah saya cek di belakang rumah ternyata ada longsoran,” ujar Sunardi.

Broto (37) warga Dukuh Badran, Serenan, menambahkan akibat dari longsornya bantaran Sungai Bengawan Solo kini menambambah kekhawatiran warga yang bermukim di bantaran.

“Kami berharap ada tindak lanjut dari instansi terkait. Sebab longsoran sudah mengancam rumah warga. Kami tidak tenang saat hujan mulai turun,” ujar Broto.

Kepala Desa Serenan, Akip, mengatakan, peristiwa longsornya bantaran Sungai Bengawan Solo di wilayahnya tidak hanya sekali ini. Namun sudah berulangkali setiap musim penghujan tiba, yakni sejak 2009 hingga 2013 ini.

“Kami telah beberapa kali mengirimkan surat ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo pada 2009 dan 2010 lalu untuk segera menyikapinya. Namun, hingga saat ini belum ada tindak lanjut,” ujarnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge