0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Longsor di Kismantoro, Dua Rumah Ambruk

Warga bekerja-bakti memperbaiki rumah Kasmun di Kismantoro, Minggu (6/1). (Dok.Timlo.net/ Aris Arianto)

Wonogiri — Bencana tanah longsor melanda pemukiman penduduk di wilayah Kecamatan Kismantoro, Wonogiri, Minggu (6/1) dinihari. Dua rumah warga ambruk terkena material longsoran.

Rumah yang ambruk adalah kepunyaan Kasmun (45) di Dusun Mendang RT 1/RW 4 Desa Ngroto. Satu lagi milik Tono (40), penduduk Dusun Gandring RT 1/ RW 6 Desa Pucung. Kerugian total ditaksir mencapai Rp 25 juta.

“Hujan deras dari sore kemarin hingga semalam Mas. Saya sudah khawatir, jangan-jangan bukit di belakang rumah saya longsor. Ternyata benar, sekitar jam 1 dinihari tadi benar-benar longsor dan menyurung rumah saya ke depan dan ambruk,”  kata Kasmun menceritakan kronologi terjadinya longsor.

Tak berbeda jauh, peristiwa ambruknya rumah Tono juga diawali hujan lebat. Kurang lebih pukul 2 dinihari tadi, sesaat setelah hujan berhenti, material tanah beserta batu dari bukit samping rumah masuk ke dalam rumahnya. Dinding yang terbuat dari kayu ambrol.

Dari kejadian yang dialaminya, Kasmun menghitung kerugian sebesar Rp 20 juta. Sedangkan Tono mengatakan Rp 5 juta rupiah kerugian itu.

Camat Kismantoro, Heru Istianto menuturkan tidak ada korban jiwa akibat bencana tersebut. Warga sekitar selanjutnya bergotong-royong memperbaiki kedua rumah yang ambruk.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge