0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Banjir Rendam Puluhan Rumah di Joho, Warga Tetap Bertahan

Kawasan Joho, Sukoharjo dekat Sritex masih kebanjiran setelah hujan seharian, Sabtu (5/1). (Foto diambil, Minggu (6/1)) (Dok.Timlo.net/ Sahid B Susanto)

Sukoharjo — Puluhan rumah di Desa Jetis dan Desa Joho, Sukoharjo Kota terendam. Meski Air menggenang di dalam rumah setinggi 20 hingga 50 sentimeter, namun warga tetap memilih bertahan.

Ibu Pardi, warga Kampung Pangin, Desa Joho, Kecamatan Sukoharjo mengakui kampungya sudah menjadi langganan banjir. Namun, banjir kali ini ia rasakan sebagai banjir terparah sejak tahun 2007 lalu. Biasanya hanya beberapa rumah warga yang kemasukan air karena kondisi rumah yang rendah. Tetapi, banjir pada Sabtu (6/1) malam, mencakup wilayah yang semakin meluas.

“Banjir kali ini yang terparah, hingga sampai kerumah saya. Biasanya rumah saya tidak tersentuh air. Yang kebanjiran hanya rumah yang di bagian barat sana. Tapi sekarang sampe ke timur sini. Semalam banjirnya memang dalam sekali di atas perut orang dewasa, sekarang sudah mulai surut,” ujar Ibu Pardi

Hariyanto yang juga warga Kampung Pangin mengatakan, selain di kampungnya, air juga merendam rumah warga di Kampung Tambahrejo dan Seliran, Kelurahan Jetis, Sukoharjo. Di jalan-jalan kampung ketinggian air mencapai 100 sentimeter. Sementara ketinggian air di dalam rumah sekitar 20-50 sentimeter.

“Ini sudah mulai surut dibandingkan semalam. Di jalan kedalaman airnya hingga seperut orang dewasa. Warga berharap segera ada perhatian dari Pemerintah Daerah. Soalnya hingga saat ini Pemda terkesan acuh tak acuh,” ujar Hariyanto.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge