0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Banjir Depan Sritex, Jalur Alternatif Solo-Gunung Kidul Putus

Jalur kawasan sritex (jalan alternatif ke Gunungkidul) terputus gara-gara banjir, Sabtu (5/1) malam. (Dok.Timlo.net/ Sahid B Susanto)

Sukoharjo — Jalur alternatif Solo-Gunung Kidul, tepatnya di kawasan Sritex, Sukoharjo terputus total akibat banjir yang menggenang sejak Sabtu (5/1) malam. Air yang menggenangi jalan tersebut setinggi 50 hingga 100 sentimeter.

Kepolisian Resor Sukoharjo terpaksa harus mengalihkan arus lalu lintas di kawasan tersebut melalui jalan raya Mandan Sukoharjo kota hingga Banmati Sukoharjo.

Iwan, salah satu warga Jetis, Sukoharjo mengatakan, air mulai menggenang di kawasan Sritex sejak, Sabtu (5/1) pukul 22.00 malam. Namun, hingga Minggu (6/1) siang, ketinggian air hanya berkurang sekitar 10 hingga 20 cm.

“Tadi malam di jalan raya sritex saja ketinggian air di atas perut. Sekarang sudah berkurang tapi sedikit. Kendaraan tidak bisa lewat sama sekali. Semalam banyak yang nekat melewati, hingga semua kendaraan macet,” ujar Iwan.

Menurut Iwan, banjir yang melanda kawasan Sritex di awal tahun 2013 merupakan banjir terparah selama kurun waktu 5 tahun sejak tahun 2007 silam. Meski hujan deras, tidak biasanya ketinggian air di jalan raya mencapai perut orang dewasa.

“Ini yang paling parah sejak tahun 2007. Biasanya setiap hujan deras memang jalan ini tergenang tetapi masih bisa dilewati kendaraan. Untuk banjir kali ini jalan tidak bisa di lalui kendaraan lantaran ketinggian air mencapai perut orang dewasa,” imbuh Iwan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge