0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Antisipasi Banjir, Linmas Siaga di 3 Kecamatan

Air Sungai Bengawan Solo meluap ke bantaran, Rabu (22/2) siang. (Foto Ilustrasi) (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Menghadapi bencana banjir di Kota Solo, unsur Perlindungan Masyarakat (Linmas) siaga penuh. Mengingat, hujan yang mengguyur kota Solo dan sekitarnya selama beberapa hari terakhir berpotensi menimbulkan genangan air di sejumlah titik rawan.

Kasi Linmas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Solo, Joko Widodo mengungkapkan, menghadapi bencana banjir pihaknya siap menerjunkan jajarannya di 3 kecamatan yang menjadi wilayah rawan banjir. “Kami terapkan 3 kali shift sehari. Terutama pada kawasan yang rawan banjir, seperti di kecamatan Jebres, kecamatan Pasar Kliwon dan sebagian di kecamatan Serengan,” katanya kepada wartawan, Sabtu (5/1) malam.

Di Kecamatan Serengan, wilayah yang rawan terkena banjir adalah kelurahan Joyotakan. Di wilayah Kecamatan Pasar Kliwon, kelurahan yang rawan terkena banjir meiputi Kelurahan Joyosuran, Semanggi dan Sangkrah. Sedangkan 4 kelurahan di Kecamatan Jebres yang paling rawan terkena bencana banjir meliputi Kelurahan Gandekan, Sewu, Pucang Sawit dan Jebres.

Karena kota Solo belum memiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), saat ini dikoordinatori oleh Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Semua sarana dan peralatan evakuasi seperti tenda, perahu karet dan peralatan lain akan digunakan oleh Linmas sebagai alat evakuasi. “Manakala air meluas sampai ke pemukiman penduduk, langsung akan membantu evakuasi warga,” ungkapnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge