0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pentas Drama Kelompok Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNS

‘Para Pencuri’ Mengincar Janda

(ilustrasi) Salah satu pentas teater di Solo (Dok.Timlo.net/ Achmad Khalik)

Solo — Kelompok Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNS mengusung lakon Pesta Para Pencuri, sebuah drama karya Jean Annoulih saduran Rachman Sabur di Teater Arena, Taman Budaya Jawa Tengah, Sabtu (5/1).

Dalam pementasan yang berdurasi sekitar 60 menit tersebut mengisahkan para pencuri yang mengincar kekayaan seorang janda kaya raya. Dengan liciknya para pencuri saling berusaha mengambil kesempatan, baik mencuri harta maupun cinta asmara pemilik rumah.  Namun, tak hanya berkutat dalam satu sisi, pementasan tersebut juga menyinggung pada kritik sosial atas kondisi saat ini yang terjadi di masyarakat

Sutradara, Restu Dian Novianto mengatakan, dalam salah satu adegan pemain berkata, waktu Tuhan menciptakan pencuri, ia harus mempereteli milik-Nya. Lalu, ia ambil dari mereka rasa kehormatan manusia yang jujur. Dalam kisah ini, pada hakikatnya semua adalah pencuri. Kita semua adalah pencuri, dengan berbagai asumsi yang melekat pada arti masing-masing. Bila tak mencuri, justru kita pun akan menjadi korban pencurian itu sendiri.

“Semua manusia diibaratkan dalam pertunjukan ini layaknya gabus yang mengapung, artinya semua manusia hanya berkedok belaka, namun pada dasarnya adalah pencuri, entah itu disengaja ataupun tidak,” paparnya.

Pementasan tersebut merupakan salah satu dari Repertoar Tiga Naskah yang disajikan, yaitu meliputi Drama Pelacur dan Sang Presiden, Pangeran Mendem, dan Pesta Para Pencuri yang kesemuanya dipersembahkan sebagai tugas akhir mata kuliah penyutradaraan yang telah diajarkan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge