0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Musim Hujan, Produksi Genting Menurun

Perajin genting menjemur genting. (Dok.Timlo.net/ Nanin)

Boyolali — Sejumlah perajin genting di Karanggeneng, Boyolali Kota mengeluhkan omset pendapatan mereka yang menurun drastis. Untuk menutup kerugian, saat ini mereka hanya menerima pesanan pembuatan genting. Perajin mengaku tidak berani memproduksi dalam jumlah besar saat musim penghujan ini.

Hujan yang terjadi di wilayah Boyolali membuat perajin genting harus ikat pinggang. Bukan tak lain karena produksi genting harus dikurangi lantaran kesulitan dalam proses pengeringan. Bila musim kemarau, mereka hanya membutuhkan sepekan untuk mengeringkan genting. Namun, saat musim penghujan butuh waktu hampir satu bulan untuk pengeringan. Sedangkan bila pengeringan tidak sempurna akan menurunkan kualitas genting.

“Kalau tidak kering betul nanti saat pembakaran tidak bisa sempurna, genting akan mudah pecah,” ungkap Sarwanto, salah satu perajin genting di Karanggeneng, Boyolali.

Karena tidak ingin menanggung kerugian lebih banyak lagi, perajin mengaku tidak berani menambah stock genting dalam jumlah besar. Andalan mereka saat ini adalah pemesanan dari luar. Rata-rata perajin genting ini tidak memiliki oven untuk proses pengeringan, utamanya saat musim penghujan. Alasanya, biaya pembuatan dan pembelian oven sangat mahal.

“Kita tidak ada modal untuk membeli oven,” sambung Maryanti.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge