0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sejumlah Warga Terpaksa Mengungsi

Tanah Bergerak, 7 Rumah Warga Klego Rusak

Sebanyak 7 rumah warga Gunung Wijil, Klego, Boyolali ruska parah akibat adanya tanah bergerak (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Tujuh rumah di Dukuh Gunung Wijil, Desa Gondang Legi, Kecamatan Klego, Boyolali rusak parah akibat pergerakan tanah. Selain merusakkan rumah pada bagian lantai dan dinding,pergerakan tanah juga merusak jalan kampung dan sejumlah sumur menghilang.

Musibah yang menimpa warga di Gunung Wijil terjadi usai hujan deras, Jumat (4/1) malam. Pergerakan tanah mulai dirasakan warga pada malam hari dengan ditandai suara pada lantai keramik. Setelah itu, keramik akan pecah dan menyembul keatas sementara tanah sekitar ambles. Selain lantai, pergerakan tanah juga mengakibatkan dinding rumah warga pecah memanjang. Tujuh rumah warga yang berada di Lereng Gunung Wijil rusak parah.

Dari ketujuh rumah warga yang rusak, rumah milik Maryoto yang terpaksa ditinggalkan penghuninya. Pasalnya, selain rumah berdinding bata tersebut miring, bagian lantai rumah sebagian besar terkelupas. Untuk enam rumah lainnya, pemilik masih berani menempati karena sebagian masih berdinding kayu.

“Takut kalau nanti terjadi pergeseran lagi, kita memilih mengungsi dulu,” ungkap Maryoto ditemui di rumahnya, Sabtu (5/1)

Selain lantai dan dinding yang rusak akibat pergeseran tanah, sumur milik salah satu korban juga hilang. Sumur tersebut bergeser dan menutup lubang yang ada. Jalan beton yang ada di kampung tersebut juga terkena dampak pergerakan tanah. Jalan terbelah menjadi dua. Warga sendiri hingga kini belum mengetahui penyebab pergerakan tanah yang diduga sumbernya berada di Gunung Wijil.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge