0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

7 Pos Polisi Lalu Lintas Sukoharjo akan Dirobohkan

Kapolres Sukoharjo, AKBP Ade Sapari (Dok.Timlo.net/ Sahid B Susanto)

Sukoharjo —  Menindaklanjuti instruksi Kapolda Jateng Irjen (Pol) Didiek Sutomo, Kepolisian Resor (Polres) Sukoharjo bakal membongkar 7 pos polisi lalu lintas yang berada di wilayah Kabupaten Sukoharjo pada bulan Januari ini.

Kapolres Sukoharjo AKBP Ade Sapari mengakui, pihaknya sangat mendukung instruksi Kapolda tersebut. Terlebih, pembongkaran pos lalu lintas polisi sekaligus sebagai upaya menghilangkan kesan negatif polisi dan mengefektifkan kinerja jajaran Polda Jateng.

“Kita sangat mendukung rencana itu. Kita akan bongkar sesuai instruksi Kapolda. Ada 7 pos polisi yang rencananya kita bongkar. Dengan dibongkarnya pos polisi ini, diharapkan dapat menghilangkan citra negatif, sebagai contoh adanya pungli di jalan oleh oknum polisi tidak akan terjadi lagi. Selain itu, sebagai efektivitas kinerja sesuai yang diinginkan Kapolda,” ujar AKBP Ade Sapari, Sabtu (5/1).

Tujuh pos polisi lalu lintas yang rencanannya dirobohkan di antaranya, pos simpang tiga depan Kantor Kejaksaan Negeri Sukoharjo, pos simpang empat Patung Pandawa Solo Baru, pos simpang lima Proliman Sukoharjo, pos simpang tiga Bulakrejo, pos simpang tiga depan UMS, pos simpang empat Kartasura dan pos simpang tiga Ngasem.

Kapolres menambahkan, meski pos polisi dirobohkan, namun petugas dari Satlantas tetap akan bertugas mengatur lalu lintas dengan langsung turun ke jalan raya pada jam-jam tertentu.

“Kalau biasanya petugas stand by di pos-pos lalulintas. Nantinya mereka akan stand by di mako yang tersedia di sejumlah pos unit di kecamatan. Pada waktu-waktu tertentu mereka turun ke jalan untuk mengatur arus lalu lintas di sekita lampu TL,” imbuh Kapolres.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge