0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rendah, Kesadaran Uji Kir Warga Karanganyar

Proses uji kir kendaraan (dok.timlo.net/nanang rahardian)

Karanganyar – Tingkat kesadaran uji kir masyarakat Karanagnyar saat ini tergolong rendah. Hal ini terlihat dari masih banyaknya kendaraan yang tidak melakukan uji kir. Sekitar 8 persen kendaraan di Karanganyar tidak melakukan uji kir serta denda keterlambatan mencapai Rp 111 juta untuk tahun 2012.

Kepala Kantor Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Karanganyar Joko Maryono, Sabtu (5/1) mengatakan, secara kumulatif tingkat kesadaran warga untuk melakukan uji kir kendaraan barang dan angkutan selama kurun waktu 2 tahun terakhir masih cukup baik, meski yang tidak melakukan uji kir jumlahnya masih besar mencapai 8 persen.

Untuk itu LLAJ gencar melakukan upaya penyadaran, baik melalui sosialiasi maupun penertiban kendaraan terutama di pedesaan. Diharapkan tahun 2013 kesadaran meningkat dan target 2014 tingkat terlambat ataupun yang tidak pajak hanya tinggal di bawah 1 persen saja.

“Kami gencar melakukan sosialisasi dan penertiban, agar tingkat kesadaran warga meningkat,” ujarnya

Joko Maryono menambahkan, jumlah pendapatan Kantor LLAJ dari uji kir tahun 2012 lalu hanya terealisasi 93 persen atau sebesar Rp 791 juta dari target dipatok Rp 850 juta. Sementara itu grafik perolehan pendapatan dari uji kir di LLAJ Karanganyar setiap tahunnya berada di kisaran 755 juta mulai tahun 2009 hingga 2012.

Sedangkan pada tahun 2004 hingga 2007 pendapatan dari uji kir hanya berada di posisi Rp 460 juta hingga Rp 650 juta per tahun. “Memang ada peningkatan walaupun tidak signifikan tiap tahunnya, kami akan upayakan seminimal mungkin warga yang tidak melakukan uji kir,” pungkasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge