0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sengon Diserang Ulat Keong, Kerugian Miliaran Rupiah

Sulardi menunjukkan batang sengon laut yang mengering akibat serangan ulat keong (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri  — Puluhan hektar lahan tanaman sengon laut putih berusia 2 tahunan di Desa Jatimarto, Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri diserang hama ulat keong. Tanaman sengon menjadi mengering dan mati. Kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Hama ulat keong yang menyerang itu berujud ulat berwarna coklat keabu-abuan. Berukuran sebesar lidi, panjang 1 sentimeter. Di bagian punggung ulat terdapat cangkang layaknya keong.

“Ulat itu membuat lubang di batang pohon sengon laut putih. Kemudian masuk ke dalam batangnya. Lama-kelamaan pohon menjadi mengering dan mati,” ujar Sulardi, salah satu pemilik lahan sengon laut putih di Desa Jatimarto, Sabtu (5/1).

Menurut Sulardi yang juga anggota DPRD Wonogiri ini, ada sekitar 35 hektar lahan sengon di Jatimerto. Hampir keseluruhannya terkena serangan ulat keong.

“Sudah sekitar 2 bulan belakangan ini. Saya duga ulat berasal dari daerah Jumapolo dan Jumantono, Karanganyar,” tandasnya.

Atas kenyataan tersebut, pemilik lahan mesti merugi miliaran rupiah. Hitung-hitungannya, dalam satu hektar lahan yang berisi paling tidak 1.500 batang, mampu dijual seharga Rp 200 juta.

“Satu batang dengan lingkar 150 senti mampu dijual Rp 1,2 juta. Kalau sudah berlubang tidak ada harganya lagi, paling banter Rp 300 ribu. Itu saja sudah ngoyo,” lanjutnya.

Sayangnya, sampai saat ini tidak ada perhatian apapun dari pemkab setempat. Padahal, serangan ulat sudah dilaporkan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge