0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PT Pos Indonesia Incar Pasar Korporat

President Director PT Pos Indonesia (Persero), I Ketut Mardjana (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo – PT Pos Indonesia terus melakukan transformasi bisnis demi menjaga eksistensinya di sektor industri jasa dalam negeri. Terkait hal ini, institusi pelat merah itupun mencoba agresif mengincar pasar korporat alias tak lagi hanya bertumpu pada segmen retail market.

Salah satu alasan mendasar yang membuat PT Pos Indonesia tertantang untuk menempuh langkah ini, tentu saja tidak lepas dari komitmen perseroan yang ingin menggeber tingkat pendapatan. Sebagaimana dikatakan President Director PT Pos Indonesia (Persero), I Ketut Mardjana, pada 2013 ini perseroan berencana mengoptimalkan capaian pendapatan dengan mendorong penjualan.

PT Pos ingin meraup pendapatan sebesar Rp 4,3 triliun hingga Rp 4,4 triliun di sepanjang tahun ini, jauh lebih besar ketimbang capaian pada 2012 sebesar Rp 3,4 triliun. “Untuk itu mulai tahun ini kami akan menggenjot penjualan. Kami harus bisa penetrasi pasar-pasar korporat,” ujarnya kepada wartawan, di sela-sela acara Internalisasi IPO PT Pos Indonesia di Hotel Sahid Jaya Solo, Jumat (4/1).

Guna mendukung langkah tersebut, PT Pos Indonesia pun telah menyiapkan berbagai sistem pendukung. Termasuk dengan menghadirkan produk baru yang dinamai Regional Post Express.

Tidak hanya itu, badan usaha milik negara ini juga menjanjikan pengelolaan paket kiriman secara lebih baik. Di antaranya dengan menghadirkan agen-agen pos di setiap daerah.

“Dengan cara seperti ini, kami bisa menghasilkan revenue product. Ini kami lakukan untuk mengangkat penjualan,” pungkas I Ketut Mardjana.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge