0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Dia! 7 Sikap Si Dia yang Harus Diwaspadai

Hati-hatilah jika pacaran, sehingga keduanya (cowok-cewek) tidak ada yang dirugikan (Dok:Timlo.net/Google Images.)

Timlo.net — Setelah bekerja menolong ribuan orang selama bertahun-tahun untuk meraih sukses dalam hubungan asmara mereka, psikolog Margaret Paul PhD akhirnya menemukan beberapa sikap dari seseorang yang bisa mengindikasikan adanya masalah di masa depan.

Seringkali salah satu pasangan yang sedang di mabuk cinta mengabaikan sikap-sikap tersebut yang ditunjukkan oleh pasangan mereka. Mereka beranggapan bahwa sikap-sikap tersebut adalah hal sepele yang bisa hilang seiring berjalannya waktu.

Beberapa orang bahkan berharap untuk mengubah sikap-sikap tersebut setelah mereka menikah dengan pasangan mereka. Tapi menurut Margaret dalam artikel yang ditulisnya di The Huffington Post, harapan seperti ini tidak realistis. Berikut sikap pasangan kita yang harus kita waspadai:

1. Jika si  dia  nampak berkepribadian kuat di awal hubungan dan mengatakan hal-hal yang ingin kamu dengar

Hal ini merupakan salah satu contoh sikap narsisisme.  Orang narsis bisa sangat bersemangat untuk mengejar orang yang mereka sukai. Dan banyak orang narsis yang telah belajar dengan tepat apa yang harus mereka katakana. Misalnya, “Aku tidak pernah merasa begitu nyambung dengan orang lain seperti saat aku ngobrol dengan kamu,” atau “Kamu adalah orang paling menakjubkan yang pernah aku temui.”

Begitu orang narsis menyukai seseorang, mereka akan mengejar orang tersebut sampai mereka mendapatkan orang tersebut.

2. Dia marah, mengkritik atau menarik diri saat kamu berkata tidak

Hal ini merupakan sebuah gejala lain dari sifat narsisme. Orang narsis perlu perhatian konstan dan seringkali menjadi sangat kesal dan menghukum jika kamu tidak memberikan perhatian yang mereka inginkan.

3. Dia bersifat logis dan mencoba berbicara tanpa memikirkan perasaan dan pengalamanmu

Dia mencoba membuat kamu merasa bahwa kamu salah karena merasakan sesuatu atau berada di posisimu. Ini adalah tanda lain dari sifat narsis: sikap percaya bahwa perasaannya atau pendapatnya sendiri yang benar. Dan bahwa pendapat orang lain adalah sebuah ancaman.

4. Dia berbicara terus menerus tentang dirinya

Bila dia tidak tertarik untuk mengetahui perasaanmu dan terus menerus berbicara tentang dirinya sendiri, maka dia menunjukkan gejala lain dari narsisme. Dia hanya ingin kamu terus memperhatikan dia.

5. Orang tersebut memilki kecanduan yang tidak bisa kamu terima

Kamu akhirnya tahu bahwa dia memiliki kecanduan yang tidak bisa kamu terima: merokok, minum minuman keras, obat-obatan terlarang, makan berlebih, judi, dll. Mengharapkan dia berubah bisa jadi adalah suatu hal yang tidak realistis. Mereka mungkin bisa berubah bila mereka ingin, tapi kamu tidak bisa membuat mereka berubah.

6. Dia tidak bertanggung jawab secara finansial

Jika orang tersebut memiliki banyak utang atau mencoba “meminjam” uang darimu, berhati-hatilah. Banyak orang yang berusaha menolong  pasangan mereka. Tapi mereka malah dimanfaatkan sebagai tempat meminjam uang.

7. Kamu merasa bahwa dia tidak jujur

Tidak selalu mudah jika seseorang berbohong atau tidak mengatakan yang sebenarnya.  Kamu perlu mempercayai perasaan kamu. Jika kamu terus-menerus merasa bahwa dia berbohong, maka kamu harus percaya pada perasaanmu. Jika kamu memiliki sebuah masalah kepercayaan secara umum, maka kamu ingin membicarakan hal itu dengan si dia.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge