0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Curah Hujan Tinggi

Harga Cabe Rawit Tembus Rp 50 ribu per kg

Klaten – Harga cabe di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Klaten terus melambung. Bahkan dalam sepekan ini harga cabe rawit ditingkat pedagang mencapai Rp 50 ribu per kg.

Kenaikan yang cukup fantastis ini dipicu tingginya curah hujan saat ini. Cabai rawit mengalami kenaikan hampir 100%. Harga cabai rawit yang sebulan sebelumnya hanya berkisar Rp 30 ribu per kg, kini melonjak hingga mencapai Rp 50 ribu per kg.
Menurut sejumlah pedagang di Pasar Gabus, Jatinom, kenaikan harga cabe rawit lebih disebabkan karena curah hujan dalam sepekan terakhir sangat tinggi, sehingga banyak petani cabe yang gagal panen. “Rasanya baru pertama kali terjadinya lonjakan harga seperti ini,” ujar Endang, salah satu pedagang sayur di Pasar Gabus, Kamis (16/12).

Endang khawatir kenaikan tersebut akan berlangsung lama. Sejak Erupsi Merapi lalu, kata dia, kenaikan semua jenis cabe memang sudah dirasakan, namun kenaikan tersebut bersifat fluktuatif. Artinya, selang beberapa waktu harganya kembali turun. Namun tampaknya dalam sepekan ini, harga cabe khususnya jenis rawit kembali melonjak tinggi.

Kenaikan yang sama juga terlihat di Pasar Jeblog, Karanganom. Harga cabe rawit ditempat itu mencapai Rp 45 ribu hingga Rp 50 ribu per kg. Hal tersebut dibenarkan oleh Suminem, seorang pedagang sayuran di pasar tersebut. Menurutnya, kenaikan harga cabai rawit dirasakan sejak sepekan terakhir.

Melambungnya harga cabe rawit saat ini memang sangat dikeluhkan para ibu rumah tangga. Jiny mislanya, hampir setiap hari warga Desa Jurangjero, Karanganom ini membeli kebutuhan sayuran dari pedagang sayur keliling. “Saya sangat terkejut ketika membeli cabe rawit Rp 1000 hanya mendapat beberapa gelintir saja,” terangnya. 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge