0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Aneka Pusaka Keraton Dipamerkan di Sekaten

Pusaka, gamelan dan busana kraton dipamerikan dalam even Sekaten di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Ratusan orang berduyun-duyun memadati Sasana Pagelaran Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat guna menyaksikan even Sekaten yang rutin diadakan setahun sekali memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Mereka bukan saja datang dari Soloraya tetapi juga daerah lain.

Salah satu tempat yang menarik perhatian pengunjung Sekaten terdapat pada sisi sebelah timur Sasana Pagelaran. Di sana dipamerkan berbagai benda-benda pusaka dari Keraton Solo, antara lain senjata pusaka, gamelan, joli (semacam tandu) dan berbagai busana adat.

Salah seorang penjaga Museum Keraton Kasunanan Surakarta, Mas Ngabehi (Mng) Joko Leak menuturkan, benda-benda yang dipamerkan tersebut sudah berusia ratusan tahun, seperti Gamelan Monggang Kadipaten, Gamelan Corobalen, senjata pusaka dan Joli.

“Gamelan Monggang biasanya dipakai saat ada perayaan besar atau penyambutan tamu penting. Sedangkan Gamelan Corobalen digunakan setahun tiga kali yaitu saat perayaan Mulud, Idul Fitri dan Ba’da Besar (Idul Adha). Disamping itu pusaka-pusaka lainnya yang berumur ratusan tahun juga diikutsertakan seperti senjata pusaka dan Joli,” ujarnya, Jumat (4/1).

Joko juga mengatakan, hampir tiap hari ratusan pengunjung selalu mendatangi tempat diadakannya pameran benda pusaka tersebut. Baik dari rombongan pelajar, wisatawan, maupun keluarga yang mengajak anaknya mengunjungi tempat pameran. “Kalau saya menghitung tiap hari ada ratusan, Mas. Namun untungnya datangnya tidak sekaligus jadi ya terus ngalir gitu,” ungkapnya.

Rusli, warga Sragen menyempatkan diri beserta istri dan anaknya khusus mengunjungi Sekaten. “Kalau ke sini bisa nambah edukasi untuk anak-anak. Karena banyaknya warisan-warisan budaya yang bisa diajarkan kepada anak. Salah satunya kan ya pameran benda pusaka ini,” ujarnya kepada Timlo.net di arena Sekaten, kemarin.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Maleman Sekaten 2013 Kanjeng Raden Mas Haryo (KRMH) Satriyo Hadinagoro mengatakan even Sekaten akan diselenggarakan hingga tanggal 24 Januari. Seperti tahun-tahun sebelumnya dalam even tersebut nantinya juga akan diadakan prosesi turunnya gamelan sekaten (17/1), jamasan Meriam Nyai Setomi (23/1) dan menandai puncak acara dengan digelarnya Prosesi Gunungan Grebeg Mulud (24 /1).

“Harapan kami, dengan diselenggarakannya even tersebut, masyarakat dapat memahami makna dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan ikut mengajak semua orang untuk handarbeni,” ucapnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge