0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengepul Cap Jie Kia Dibacok Kepalanya

Klaten – Seorang pengepul Cap Jie Kia, Danang Saloka Hadi (34), warga Dukuh Kadipaten, Desa Gatak, Kecamatan Delanggu, Klaten melaporkan kasus pembacokan yang dialaminya ke Polres Klaten, Kamis (3/1).

Dalam laporannya, Danang mengaku telah dibacok oleh Santoso (30) warga Desa Tlobong, Kecamatan Delanggu, Klaten. Persitiwa pembacokan terjadi pada Selasa (1/1) malam sekitar pukul 21.00 WIB saat keduanya bertemu di Desa Ngadisari, Kecamatan Juwiring, Klaten.

Akibat kejadian itu, Danang mengalami luka bacok serius di bagian kepala. Ia pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) PKU Muhammadiyah Delanggu lantaran tidak sadarkan diri.

Peristiwa pembacokan itu berawal ketika Danang sedang mengepul Cap Jie Kia di Desa Ngadisari, Kecamatan Juwiring. Tiba-tiba ia didatangi oleh Santoso. Kepada Danang, Santoso menanyakan mengenai kabar kakak Santoso yang tertangkap polisi terkait kasus narkoba.

Berhubung tidak mengerti maksud pertanyaan itu, Danang kemudian menjawab tidak tahu. Namun jawaban itu justru memancing emosi Santoso yang langsung mengayunkan pedang ke arah Danang.

Perkelahian yang tidak seimbang membuat Danang tersungkur akibat terkena bacokan pada bagian kepala sedalam delapan centimeter. Saat sadarkan diri, Danang sudah terbaring di RS PKU Muhammadiyah Delanggu.

Bahkan dari pengakuan Danang, Santoso sempat mengancam akan menghabisi keluarganya jika peristiwa pembacokan itu dilaporkan ke polisi. “Santoso mengancam akan melukai istri saya,” ujar Danang saat ditemui di Mapolres Klaten, Kamis (3/1).

Kapolres Klaten AKBP Y Ragil Heru Susetyo melalui Kasatreskrim AKP Dhanu Pamungkas, membenarkan adanya laporan tersebu. “Laporan sudah kami terima dan kasus ini masih dalam penyelidikan petugas,” ujar AKP Dhanu.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge