0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Biro Iklan Siap Berpaling dari Solo

(Ilustrasi) Papan reklame di Kota Solo (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo — Sejumlah biro iklan siap berpaling dari Kota Solo lantaran proses perizinan pemasangan reklame yang dinilai memakan waktu cukup lama. Mereka pun berencana mengalihkan pemasangan iklan outdoor alias luar ruang ke kawasan di sekitar Kota Bengawan seperti Sukoharjo, Klaten ataupun Boyolali.

Seperti diutarakan Ketua Asosiasi Pengusaha dan Praktisi Periklanan Solo (Asppro), M Qoyim, Kamis (3/1), mulai 2013 ini pelaku iklan siap mengalihkan pemasangan reklame ke daerah lain. Hal tersebut tidak lepas dari relatif lamanya proses perizinan dari pemerintah setempat yang bisa memakan waktu hingga satu bulan.

Di kawasan kabupaten, nantinya biro iklan akan cenderung menyasar iklan-iklan kategori nonpremium. Dengan pertumbuhan properti ataupun pusat-pusat perbelanjaan modern di berbagai daerah, pelaku iklanpun optimistis hal itu akan memacu aktivitas belanja iklan.

Sementara itu, menanggapi proses perizinan yang terbilang lama, Kepala Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) Solo, Ahyani, menyatakan hal tersebut tidak lepas dari regulasi yang berlaku. Pemerintah kota (Pemkot) harus benar-benar mempertimbangkan bahwa iklan yang dipasang tidak mengganggu fasilitas publik dan memengaruhi wajah kota.

Pemasangan iklan baik billboard maupun baliho harus tetap mengacu pada Perda Bangunan No 8 Tahun 2009 tentang Bangunan, serta Perda No 5 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Reklame.

Pemkot pun tidak khawatir jika sebagian biro iklan tidak lagi memasang reklame di kawasan Kota Solo. DTRK tetap optimistis kota ini bakal tetap menjadi daerah yang menarik bagi pelaku iklan. Mengingat banyak titik-titik strategis yang memiliki nilai jual potensial.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge