0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ratusan Warga Desa Sukorejo, Wedi Lumpuh Layu

Wabah Chikungunya Serang Warga Klaten

Seorang penderita chikungunya warga Dukuh Sembung, Desa Sukorejo, Wedi, Klaten masih tergolek lemas ()

Klaten – Dalam kurun waktu sebulan terakhir ini, ratusan warga Dukuh Sembung, Desa Sukorejo, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten tak bisa beraktivitas lantaran penyakit lumpuh layu atau Chikungunya akibat demam virus yang disebabkan alphavirus.

Hingga Kamis (3/1), masih ada beberapa warga yang tidak dapat beraktivitas keluar rumah. Mereka hanya terbarung di kamar karena merasa ngilu pada persendian kaki dan tangan. Untuk berdiri saja penderita harus dibantu anggota keluarganya.

“Sudah dua hari ini saya ijin tidak masuk sekolah. Tangan dan kaki masih terasa ngilu,” ujar salah satu penderita Chikungunya, Andi Adip (13), warga Dukuh Sembung, Desa Sukorejo saat ditemui wartawan, Kamis (3/1).

Penderita lainnya, Pardiman, warga Dukuh Sembung, Desa Sukorejo, mengatakan hampir seluruh warga di Dukuh Sembung pernah terserang Chikungunya dalam kurun waktu sebulan terakhir.

“Serangan Chikungunya ini secara bergantian dari rumah satu ke rumah warga lain. Jika dalam waktu sebulan jumlahnya sudah mencapai ratusan orang,” ujar Pardiman.

Saat terserang Chikungunya, Pardiman mengaku dua hari tidak bisa beraktivitas. Setelah periksa ke dokter, kini kondisinya sudah hampir pulih. Hanya saja masih sedikit lemas.

“Sudah berobat dan saat ini saya sedang dalam proses penyembuhan. Mudah-mudahan segera pulih,” kata Pardiman.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten, Ronny Roekmito, mengatakan pihaknya sudah mendapatkan laporan mengenai merebaknya Chikungunya yang menyerang warga Klaten. Hanya saja mengenai jumlah pasien secara pasti belum dapat diketahui.

“Musim hujan seperti sekarang ini, penyakit demam berdarah dengue (DBD) dan Chikungunya menjadi jenis penyakit yang perlu diwaspadai. Untuk itu kami mengimbau kepada warga untuk berperilaku hidup bersih dan sehat,” ujar Ronny.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge