0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tidak Memiliki Ijin

12 Minimarket di Klaten Terancam Ditutup

(ilustrasi) Sidak minimarket (Dok.Timlo.net/Indratno Eprilianto)

Klaten – Satpol PP Kabupaten Klaten menemukan sedikitnya ada 12 minimarket yang beroperasi di wilayah ini namun belum mengantongi ijin operasi dari Kantor Pelayanan Terpadu (KPT).

“Selain belum mengantongi ijin dari KPT, operasional minimarket tersebut menyalahi Perda Tahun 2011 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern di Klaten,” ujar Kabid Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Satpol PP Klaten, Rinto Padmono disela sidak minimarket, Kamis (3/1).

Rinto menjelaskan, pendirian minimarket harus sesuai dengan aturan. Yakni jarak minimarket dengan pasar tradisional minimal 200 meter. Namun dari hasil temuan, kata dia, tidak sedikit minimarket yang berdekatan dengan pasar tradisional.

“Tentu itu sangat merugikan pedagang kecil di pasar-pasar tradisional. Inilah yang menjadi perhatian serius,” kata Rinto.

Rinto juga menerangkan mengenai jam operasional yang diperbolehkan bagi minimarket. Yakni jika hari Senin hingga Jumat mulai pukul 10.00 – 22.00 WIB, hari Sabtu dan Minggu mulai pukul 10.00 – 00.00 WIB, dan pada hari besar keagamaan atau libur nasional mulai pukul 10.00 – 02.00 WIB.

“Namun yang terjadi banyak minimarket yang beroperasi 24 jam,” ujar Rinto.

Satpol PP, kata Rinto, sudah berkali-kali memberikan peringatan kepada pengusaha minimarket untuk segera mengurus perijinan ke KPT sebelum dioperasikan.

“Pemilik minimarket harus mentaati aturan yang berlaku. Namun jika masih nekat beroperasi tanpa ijin resmi, maka kami tidak segan-segan untuk menutupnya,” tandas Rinto.

Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), Sulamto, menambahkan pihaknya masih memberi kesempatan kepada pemilik minimarket untuk segera melengkapi perijinan.

“Memang sebagian pemilik minimarket sudah menindaklanjuti mengenai perijinan. Namun ada juga yang tidak merespon,” imbuhnya.

Dalam sidak tersebut Satpol PP tidak berhasil menemui para pemilik atau pengusaha minimarket. Para penjaga minimarket sendiri kebanyakan tidak mengetahui status tempat mereka bekerja.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Klaten, Sriyanto, mendesak kepada Satpol PP sebagai SKPD yang bertugas menegakkan Perda agar menindak tegas terhadap minimarket yang operasinya tidak sesuai ketentuan.

“Jika tindakan sudah dilakukan sesuai prosedur maka Satpol PP bisa menyegel minimarket tak berijin tersebut,” ujarnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge