0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

2012, Jumlah Penumpang Kereta Api Anjlok 10 %

Calon penumpang di Stasiun Solo Balapan (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo — Jumlah penumpang kereta api (KA) di sepanjang 2012 lalu cenderung mengalami penurunan dari yang berhasil dibukukan selama 2011. PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daops) VI Yogyakarta mencatat telah terjadi penurunan penumpang sekira sepuluh persen dari raihan tahun sebelumnya.

Hal ini, menurut Kepala Humas PT KAI Daops VI Yogyakarta, Sri Winarto, terjadi lantaran kebijakan pembatasan penumpang yang diterapkan perseroan beberapa waktu lalu. Pada 2012, PT KAI tidak lagi memberikan toleransi 50 persen penumpang berdiri bagi KA kelas ekonomi dan 25 persen bagi KA kelas bisnis sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

Dengan kata lain, pada tahun tersebut okupansi alias tingkat keterisian penumpang maksimal sebesar 100 persen. Perseroan memberlakukan aturan satu penumpang satu tempat duduk.

Dari data yang ada diketahui bahwa volume penumpang KA pada 2012 tercatat sebanyak 5.647.919 orang. Sementara pada 2011 jauh lebih tinggi, yakni mencapai 6.204.360 orang.

Kendati jumlah penumpang cenderung menurun, namun Sri Winarto mengklaim hal itu tak lantas menurunkan tingkat pendapatan PT KAI. Bahkan, jumlah pendapatan perseroan di sepanjang 2012 justru lebih tinggi ketimbang capaian pada 2011 yang mengalami kenaikan sekira 12 persen.

Ini lantaran kebijakan pembatasan penumpang, seketika diiringi dengan peningkatan layanan yang berujung pada bertambahnya tingkat pendapatan perseroan.

Misalnya saja dengan penambahan operasional kereta, penambahan jadwal perjalanan hingga penambahan fasilitas air conditioner (AC) pada rangkaian kereta kelas ekonomi. Dengan tambahan fasilitas ini otomatis tarif yang diberlakukan bukan lagi tarif bersubsidi, melainkan tarif komersial.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge