0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kemungkinan Besar Hanya Ada Persis LI

Pasoepati Bertekad Satu Suara Dukung Persis

Suporter Pasoepati saat mendukung Persis di Stadion Manahan Solo (Dok.Timlo.net/ Aryo Yusri Atmaja)

Solo — Usai mengalami dualisme di musim lalu, Laskar Sambernyawa Persis Solo kini mulai memperlihatkan titik terang menyambut musim kompetisi 2013. Ya, bila kemarin terdapat “Dua Persis” yakni versi PT Liga Indonesia (LI) dan bentukan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS), untuk musim depan kemungkinan besar hanya akan ada Persis LI.

Bentuk ultimatum dari Wali Kota Solo sekaligus eks Ketua Umum Persis FX Hadi Rudyatmo untuk meminta Persis tidak lagi terpecah belah menjadi alasannya. Persis Solo yang notabene milik klub internal dan para pengurus, sehingga kewenangan untuk memilih keikutsertaan kompetisi ada ditangan dua pihak tersebut. Apalagi Persis Solo LI kini mulai giat menggelar proses seleksi pemain sebagai bagian pembentukan tim.

Sementara Persis LPIS hingga kini masih ayem-ayem saja seakan tak bergerak cepat untuk urusan pembentukan tim. Alih-alih membentuk tim, pihak Persis LPIS melalui manajernya bahkan mengaku legowo apabila Persis menjadi satu dan itu adalah Persis Solo versi LI. Artinya Persis dibawah naungan PSSI mengalah dengan memberikan lampu hijau kepada Persis LI untuk kompetisi musim depan.

Lantas, bagaimana dengan nasib Laskar Pasoepati? Suporter yang sangat terkenal dengan loyalitas dan militannya ini dipastikan sedikit bingung dengan apa yang menimpa Persis Solo. Pasalnya, puluhan ribu Pasoepati selalu memberikan dukungan tiada henti kepada Persis LPIS di musim lalu setiap kali bertanding di Manahan, bahkan hingga ke kandang lawan. Faktor kompetisi LPIS yang dianggap resmi karena dibawah naungan PSSI-lah yang menjadi alasan Pasoepati. Serta menganggap kompetisi bentukan PT LI dianggap ilegal karena tidak mendapat restu dari PSSI.

Sekjen Pasoepati Anwar Sanusi pun mengklaim akan segera menentukan satu suara oleh seluruh anggota Pasoepati dalam bentuk rapat tertutup. Intinya seluruh Pasoepati harus dapat menentukan sikap apabila memang musim depan sudah tidak ada lagi Persis LPIS dan hanya ada Persis LI.

“Kami sudah mendapat informasinya bahwa kemungkinan besar Persis LPIS tidak akan terbentuk lagi. Akan tetapi soal sikap keseluruhan Pasoepati untuk mendukung Persis LI, terus terang kami belum bisa jawab. Saat ini masih kami kordinasikan kepada korwil-korwil yang ada di karesidenan dan nasional dulu,” katanya, Kamis (3/1).

Menurutnya, setiap Pasoepati memiliki pendapat masing-masing terkait polemik ini, sehingga tidak dapat ditentukan dengan mudah begitu saja. Untuk itulah pihaknya melalui DPP Pasoepati bakal membuat rapat tertutup terkait kepastian sikapnya untuk mendukung tim Persis versi LI.

“Ini organisasi, jadi tidak boleh sembarangan bersuara. Jalurnya tetap seperti sikap kami musim lalu. Namun terkait hasilnya jelas saya tidak mempunyai wewenang. Yang terpenting kami harus menyatukan seluruh suara dari para korwil terlebih dahulu. Setelah itu, kami berharap salah satu pihak bisa mengerti,” tutupnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge