0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dipinjam, Langsung Wuss.. RX King Bablas

Sragen – Endang Susilowati (37), warga Bangak RT 1/RW1, Sine, Kecamatan Sragen, harus gigit jari menyesali apa yang telah terjadi. Gara-gara mudah percaya dengan orang yang belum begitu dikenalnya, dia malah kehilangan sepeda motor RX King warna merah miliknya. Acara malam Tahun Baru yang semula dia harapkan akan mendapat keceriaan bersama teman dan keluarganya pun kandas.

Peristiwa itu berawal ketika pada Senin (31/12/12) menjelang perayaan pergantian tahun. Malam itu sekitar pukul 20.30 WIB, Endang didatangi Firman Syahfikri (34) yang berpura-pura hendak meminjam sepeda motor RX King warna merah dengan Nopol AD 4230 KN, atas nama Triyono. Kepada korban waktu itu, Firman meminjam sepeda motor dengan alasan akan digunakan untuk menjemput keluarganya yang telah menunggu di daerah Pungkruk, Kecamatan Sidoharjo, Sragen.

Tanpa merasa curiga sedikit pun, korban langsung memberikan kunci kontak dan membiarkan terlapor membawa pergi motornya. Padahal antara korban dan terlapor sebenarnya belum begitu saling kenal, karena korban sendiri mengaku tidak mengetahui alamat pasti terlapor. Setelah 30 menit berselang, terlapor belum juga datang untuk mengembalikan motornya. Pelapor pun telah berulang kali mencoba menghubungi terlapor melalui telepon genggamnya. Lagi-lagi nomor  terlapor yang dia hubungi tidak aktif.

Setelah itu barulah Endang  menyadari dirinya telah menjadi korban penipuan yang dilakukan terlapor Firman. Akhirnya dengan ditemani saksi Supriyanto (31) dan Agus Riyanto (40) –keduanya warga Bangak Rt 1, Sine, Endang melaporkan apa yang baru dialami ke Polsek Sragen Kota. Akibat penipuan yang dilakukan terlapor korban mengaku  menderita kerugian sebesar Rp 9.500.000.

Kapolres Sragen AKBP Susetio Cahyadi, melalui Kasubag Humas AKP Sri Wahyuni, Kamis (3/1) membenarkan adanya laporan tentang penipuan dan penggelapan yang terjadi di Kampung Bangak, Sine pada malam pergantian tahun baru. “Kami telah menerima laporan itu. Petugas polisi saat ini sedang menindaklanjuti untuk proses hukum selanjutnya,” kata Sri Wahyuni.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge