0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

24 Kontraktor Wonogiri Didenda

Kepala DPU Wonogiri, Sri Kuncoro (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Lantaran melakukan pelanggaran kerja, sebanyak 24 kontraktor pelaksana proyek mendapat sanksi dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Wonogiri. Sanksi yang dijatuhkan berujud denda administrasi yang besarannya beragam.

Kepala DPU Wonogiri Sri Kuncoro, di ruangannya, Kamis (3/1) menjelaskan, 24 kontraktor terbukti melakukan pelanggaran kerja. Yakni hingga batas waktu yang ditentukan belum juga menyelesaikan pekerjaan. Hal ini menurutnya tidak sesuai kesepakatan kontrak kerja.

“Denda yang kami jatuhkan sebagai konsekuensi pelanggaran waktu pelaksanaan kegiatan. Sekaligus untuk pelajaran bagi kontraktor rekanan lain, agar bisa menyesuaikan pelaksanaan kegiatan dengan waktu dalam kontrak,” tandas Sri Kuncoro.

Besaran denda, lanjut Sri Kuncoro, dikenakan berbeda untuk setiap kontraktor. Tapi tetap mengacu pada rumus yang dibakukan pemerintah pusat. Hitung-hitungannya, berdasarkan perkalian antara dana yang belum dilaksanakan dengan jumlah hari keterlambatan. Kemudian hasilnya dibagi 1.000.

“Yang terlambat pekerjaan seperti 17 proyek jalan dan jembatan, 1 proyek drainase, 2 proyek sarana prasarana pemerintah, 3 proyek trotoar dan 1 proyek rabat jalan. Jumlah keterlambatan ini meningkat ketimbang tahun kemarin. Penyebabnya adalah tertundanya proses lelang akibat perubahan sistem lelang dari manual ke elektronik,” pungkasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge