0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Larangan Bawa Motor Hanya untuk Siswa yang Tak Punya SIM

Plt Sekda Pemkot Solo, Rahmat Sutomo (dok.timlo.net/niza novita)

Solo — Larangan membawa motor ke sekolah hanya diberlakukan bagi siswa yang belum memenuhi syarat memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Surakarta Rakhmat Sutomo.

Menurutnya, larangan tersebut (membawa motor ke sekolah) memang sepantasnya harus diberlakukan mengingat banyaknya pelajar yang belum memenuhi persyarakat untuk mengantongi SIM. Seperti halnya siswa yang baru duduk di bangku SMP dan SMA.

Pemberlakuan tersebut bukan hanya sekadar larangan saja, akan tetapi sebagai wujud penerapan pendidikan berkarakter. ”Kenapa saya sebut pendidikan karakter. karena dalam hal ini siswa mencoba untuk menyimpang dari aturan yang sudah diterapkan,” jelas Rakhmat Sutomo kepada Timlo.net, Kamis (3/1).

Tak hanya itu saja. Dari segi tata karma dan prilaku siswa ketika mengenakan sepeda motor kenyataanya ugal-ugalan dan tidak mematuhi tata tertib lalulintas. Agar peraturan ini bisa berjalan dengan efektif, Rakhmat menghimbau agar orangtua tidak membiarkan anaknya untuk melakukan hal yang menyimpang dari peraturan.

”Tidak punya SIM tapi nekat bawa sepeda motor, itu namanya kan menyimpang dari aturan,” tambahnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge