0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Biasanya Setahun Bisa Panen 3 Kali

Saluran Irigasi Rusak, Petani Hanya Panen Sekali

Irigasi Selokerto yang rusak diterjang longsor. (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Setidaknya dibutuhkan anggaran sebesar Rp 118 juta untuk memperbaiki saluran irigasi di Dusun Selokerto, Desa Tambakmerang, Girimarto, Wonogiri. Saluran sepanjang 23 meter itu sebelumnya rusak akibat diterjang tanah longsor.

Camat Girimarto Edy Tri H kepada Timlo.net, Kamis (3/1) mengatakan, saluran irigasi Selokerto memiliki dimensi panjang 23 meter, lebar 1, 5 meter dan tinggi 8 meter. Saluran berada tepat di sisi jalan yang menghubungkan Kantor Kecamatan Girimarto dengan Desa Semagar.

“Saluran rusak sekitar dua pekan yang lalu, karena hujan deras yang mengakibatkan longsor. Jalan di sampingnya juga ikutan tergerus,” tutur Edy.

Ditambahkan, sekitar 15 hektar lahan pertanian milik warga menggantungkan pada pasokan air dari irigasi itu. Debit air berkurang paling tidak 80 persen. Imbasnya, frekuensi panen berkurang. Dari semula 3 kali setahun menjadi hanya satu kali.

“Pak Bupati sudah mengetahuinya. Perkiraan kita menghabiskan anggaran Rp 118 juta, asumsinya dengan menggunakan konstruksi bentuk talang, ” kata Edy.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge