0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Masih Banyak yang Nerobos, Jalan Jensud Mau Dirantai

kawasan Jalan Jenderan Sudirman Solo (dok.timlo.net/dhefi nugroho)

Solo —  Penerapan manajemen rekayasa lalu lintas yang baru di Jalan Jenderal Sudirman (Jensud) Solo memang sudah diterapkan. Namun, dari hasil uji coba yang dilakukan dalam kurun waktu sekitar sepekan ini, masih banyak pelanggaran yang dilakukan oleh pengguna jalan raya.

Menyikapi hal tersebut, dalam waktu dekat ini Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Solo akan memasang rantai pemisah di ruas Jl Jensud. Tujuannya, untuk meminimalisasi tingkat pelanggaran yang dilakukan oleh pengguna jalan di kawasan tersebut.

“Jalan Jensud termasuk jalur cepat. Kendaraan rata-rata melaju cukup kencang. Kalau ada yang menerobos garis marka jalan, tentu sangat berbahaya. Solusinya, kami akan memasang rantai pemisah,” kata Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishubkominfo Kota Solo, Sri Baskoro kepada wartawan, Rabu (2/1).

Rantai pemisah rencananya dipasang membujur dari bundaran Gladag sampai dengan depan Balaikota. Dengan rantai pemisah tersebut, kendaraan yang selama ini masih saja menerobos marka kuning di Jl Jensud tidak bisa menerobos lagi.

Dari pengamatan wartawan di kawasan Jensud, sejumlah pengendara masih saja menerobos marka kuning sebagai pembatas jalan. Padahal, sesuai dengan Undang-undang No 14 tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, menerobos marka kuning jelas merupakan suatu pelanggaran.

Rata-rata pengguna jalan raya yang menerobos marka karena tidak ingin memutar di bundaran Gladak. Sebagian besar yang menerobos marka adalah pengguna jalan dari arah jalan selatan Jensud yang akan masuk ke Jl Mayor Kusmanto. Sebagian lagi pengendara dari arah utara Jensud yang akan masuk ke Jalan Ronggowarsito.

Terkait berapa lama jangka waktu pemasangan rantai pemisah jalan, Baskoro belum bisa memastikannya. Ia berharap masyarakat bisa taat sesuai aturan lalu lintas, sehingga pemasangan rantai pemisah jalan raya tersebut nantinya tidak berlangsung lama.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge