0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Karyawan Luwes Sempat Diintimidasi?

Sejumlah karyawati Luwes Nusukan, Solo, Rabu (2/1) pagi menggelar aksi demo sekaligus mogok kerja di depan mall tersebut (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Diduga gara-gara mengikuti salah satu organisasi buruh, 2 karyawan Toserba Luwes Nusukan, Solo diberhentikan dari pekerjaannya. Tak hanya itu, mereka juga sempat mendapatkan intimidasi dari pengelola Toserba tersebut.

Pengakuan adanya tindakan intimidasi yang dilakukan oleh pengelola Toserba kepada karyawannya itu disampaikan oleh Kabid Konsolidasi dan Advokasi DPD Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992 Jateng, Suharno. Menurutnya, tindakan yang dikategorikan sebagai intimidasi dilakukan kepada kedua karyawan Toserba tersebut, yakni Yuliana (24) dan Endang Retno Asih (31) sebelum dipecat dari pekerjaannya.

“Mereka berdua (Yuliana dan Endang –Red) dipanggil satu persatu. Mereka diminta untuk keluar dari SBSI. Kalau tidak mau keluar mereka akan diberhentikan. Bahkan, jika mereka bersedia keluar dari SBSI, akan diberi pinjaman (dana-red),” kata Suharno kepada wartawan, Rabu (2/1).

Ia menilai, tindakan intimidasi yang dilakukan kepada karyawan yang kebetulan menjabat sebagai pengurus SBSI 1992 Kota Solo tersebut sebagai upaya diskriminatif. Karena tidak terima dengan tindakan yang dianggap semena-mena terhadap karyawan itulah, puluhan rekan-rekan karyawan lainnya melakukan aksi mogok kerja.

Aksi mogok dilakukan oleh karyawan Luwes Nusukan, Ratu Luwes Pasar Legi dan Luwes Gading pada Rabu siang. Mereka menuntut agar pemecatan yang dilakukan kepada kedua rekannya dibatalkan sehingga bisa kembali bekerja.

Penyelesaian masalah tersebut akhirnya diselesaikan melalui langkah mediasi. Dalam hal ini, Walikota Solo, Hadi Rudyatmo turun langsung dalam mediasi tersebut. Hasil mediasi sendiri akan diumumkan pada Kamis (3/1) besok.

Sementara, Manajer HRD Luwes Group Bengawan Tedjo Handoyo mengungkapkan, permasalahan antara karyawan dan perusahaan akan dibicarakan di tingkat internal perusahaan. “Hasilnya kita tunggu besok (Kamis — Red). Tadi Pak Walikota sudah memberikan banyak arahan,” ujarnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge