0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warga Miskin Tak Tercantum Jamkesmas Jangan Resah

Kepala DKK kota Solo, Siti Wahyuningsih saat menunjukkan contoh kartu Jamkesmas (dok.timlo.net/dhefi)

Solo — Warga miskin yang tidak tercantum dalam pendataan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) tahun ini diminta untuk tidak resah. Sebab, Pemkot masih mempunyai alokasi anggaran untuk mengkaver layanan kesehatan bagi masyarakat tidak mampu melalui Pelayanan Kesehatan Masyarakat Surakarta (PKMS).

Warga yang resah terutama warga miskin yang tahun lalu mendapat kartu Jamkesmas, tetapi di tahun ini tidak mendapat jatah kartu tersebut. Jumlahnya sendiri diperkirakan mencapai seribu lebih. Padahal, mulai pendataan hingga pencetakan kartu Jamkesmas dilakukan oleh Pemerintah Pusat melalui Tim Nasional Percepatan penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) yang memperoleh data dari Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) 2011.

Pemkot berjanji akan memasukkan warga miskin yang tidak terkaver Jamkesmas, akan dimasukkan dalam program PKMS Gold. “Yang jelas kami akan melakukan kroscek data lebih dahulu, menggabungkan data Jamkesmas tahun lalu dengan data Jamkesmas yang baru. Termasuk adanya temuan-temuan di lapangan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih kepada wartawan, Rabu (2/1).

Dalam melakukan kroscek data, pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Solo. Siti menyadari, dalam melakukan kroscek data memerlukan tingkat ketelitian yang tinggi. “Kami sedang melakukan koordinasi,” ungkapnya.

Seperti diketahui, jumlah penerima Jamkesmas di tahun lalu sebanyak 100.019 jiwa berdasarkan pendataan BPS 2008. Sedangkan jumlah penerima Jamkesmas di tahun ini mencapai 145.563 jiwa. Meski jumlahnya lebih besar, namun diklaim sasaran Jamkesmas di tahun 2013 ini belum bisa maksimal dan masih banyak yang masih tercecer.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge