0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dikeluhkan Pedagang Tradisional

Pasar Ritel Modern Karanganyar akan Ditertibkan

Ritel Modern (Dok.Timlo.net/ Nanang Rahardian )

Karanganyar — Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (Disperindagkop & UMKM) berencana melakukan penertiban terhadap keberadaan pasar ritel modern. Sebab keberadaan pasar ritel modern dikeluhkan banyak pihak, khususnya pedagang tradisional yang merasa terancam dan tersaingi.

“Nanti kami akan bekerjasama dengan Satpol PP untuk menertibkannya. Kalau memang aturannya harus disuruh tutup, maka akan ditutup. Karena pendiriannya itu memang sebelum ada Perda yang mengatur tentang pasar ritel modern,” tandas Kepala Disperindagkop & UMKM, Sundoro saat ditemui wartawan, Rabu (2/1).

Dalam Perda 17/2009 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern disebutkan, keberadaan pasar modern hanya diperbolehkan di tiga wilayah kecamatan, yakni Colomadu, Karanganyar dan Jaten. Sundoro mengemukakan, pasar modern yang berdiri di luar tiga wilayah kecamatan tersebut karena sudah berdiri sebelum Perda itu ada.

Dia mengungkapkan, perizinan terakhir untuk pendirian pasar modern untuk lokasi yang berada di tepi jalan raya Solo-Tawangmangu, Kecamatan Jaten dan di dekat rumah dinas (Rumdin) Wakil Bupati Karanganyar di Kecamatan Karanganyar. “Untuk tahun 2013 sementara ini belum ada lagi permohonan perizinan untuk pendirian pasar ritel modern,” tandas Sundoro.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge