0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sanksi Perangkat Desa Selingkuh Masih Nunggu Inspektorat

Lokasi yang ditengarai sebagai tempat mesum di Wonogiri bakal disweeping (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Hingga kini, pihak Pemerintah Desa Miri, Kecamatan Kismantoro, Wonogiri maupun Bagian Pemerintahan Desa (Pemdes) Setda Wonogiri belum menentukan sanksi dan tindakan terkait perilaku selingkuh Bambang, Kaur Ekbang Desa Miri. Sanksi baru akan dikeluarkan setelah hasil konsultasi dengan Inspektorat Daerah setempat keluar.

Kades Miri Anton Umbang Priyatmojo, mengatakan Bambang saat ini diperiksa pihak berwajib dan Inspektorat Daerah Wonogiri. Dia mengutarakan belum bisa memberikan sanksi karena masih menunggu hasil pemeriksaan. “Memang tadi siang ada beberapa warga kami yang  menuntut Bambang diturunkan secepatnya. Karena Bambang dan Sri sama-sama suka dan sudah mengakui perbuatannya masing-masing,” jelasnya di Kantor Setda Wonogiri, Rabu (2/1).

Kabag Pemdes Setda Wonogiri, Sriyono mengatakan, pihaknya sudah berusaha melakukan negosiasi dengan Sariun selaku pelapor. Tujuannya agar bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Soal pencopotan dari kedudukan selaku perangkat, hanya kades yang berwenang. “Berdasarkan Perda Nomor 5 tahun 2007 tentang Tata Cara Pencalonan Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat  Desa, yang berwenang mencopot perangkat itu kades,” ungkap Sriyono.

Dia menuturkan, sampai saat ini Bambang ternyata belum mau dicopot dari posisinya. Namun, jika nantinya terbukti melanggar aturan, pemerintah akan memberhentikan sementara. “Mengenai lama atau tidaknya saya tidak tahu, karena hal itu belum masuk aturan,” pungkasnya.



Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge