0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mulai 1 Januari 2013

Nyari E-KTP Harus Bayar Rp 30 Ribu, Lho!

Petugas operator melakukan rekam data e-KTP (dok.timlo.net/agung)

Wonogiri — Secara nasional waktu perekaman data KTP Elektronik (e-KTP) massal telah berakhir tanggal 31 Desember 2012 kemarin. Dengan begitu proses perekaman e-KTP selanjutnya akan beralih ke mekanisme reguler. Masyarakat pun tak lagi gratis alias akan dikenai bayaran untuk keperluan tersebut.

“Batas waktu rekam data e-KTP secara massal tanpa dikenai bayaran atau gratis sudah berakhir. Nah, dimulai 2 Januari 2013, kami melayani rekam data e-KTP secara reguler. Sehingga, warga yang akan mengurus harus membayar retribusi sesuai perda,” ungkap Kepala Dispendukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) , Hernowo Narmodo, melalui telepon, Rabu (2/1).

Untuk Wonogiri, retribusi itu sebesar Rp 30.000/orang. Dan baru dibayarkan setelah e-KTP reguler dicetak dan wujud fisiknya diserahkan ke warga yang bersangkutan.

Disinggung mengenai penduduk yang telah rekam data e-KTP hingga 31 Desember 2012, pihaknya masih merekap jumlahnya. “Kalau masalah itu, kami masih melakukan perekapan jumlah warga yang telah rekam data hingga 31 Desember 2012. Dan perlu kami jelaskan, untuk memenuhi target tersebut kami juga berkoordinasi dengan kecamatan-kecamatan untuk ikut jemput bola,” ujarnya lagi.

Sebagai gambaran, lanjut dia, hingga tanggal 29 November 2012, jumlah warga yang telah rekam data e-KTP mencapai 82,55% atau sebanyak 705.915 wajib KTP. Selanjutnya Dispendukcapil memaksimalkan sisa waktu untuk mengadakan rekam data e-KTP secara keliling.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge