0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dampak Tol, Harga Sawah Banyudono Melonjak

(Ilustrasi) Area persawahan (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Tidak hanya daerah yang terkena proyek jalan tol Semarang-Solo yang harga tanahnya naik, tetapi dampak jalan tol tersebut juga menimpa areal persawahan di wilayah Desa Jembungan, Kecamatan Banyudono., Boyolali. Pasalnya, banyak warga yang terkena proyek tol berusaha mencari tanah pengganti di Jembungan, Banyudono.

Kenaikan harga lahan dan tanah di wilayah Jembungan, Banyudono, mulai pembebasan tanah untuk perluasan Bandara Adisumarmo dan semakin melonjak sejak adanya proyek pembangunan Jalan Tol Semarang-Solo. Harga sawah yang sebelumnya berkisar Rp 150 juta perpetak saat ini mencapai Rp 250 juta.

Kades Jembungan, Agus Wahyono mengakui adanya lonjakan tanah di wilayahnya. Lonjakan tersebut terjadi sejak proyek jalan tol, pasalnya banyak warga yang mencari tanah pengganti. Selain itu, wilayah Jembungan yang merupakan jalan alternatif Bangak-Pengging mahal.

“Sebetulnya wajar saja, karena itu kesepakatan antara pembeli dan penjual,” papar Agus Wahyono, Rabu (2/1).



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge