0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KILAS BALIK 2012

DESEMBER: Dari Kematian Diego Mendieta Hingga Semarak CFN

Suporter Persis Solo, Pasoepati menggelar aksi keprihatinan atas meninggalnya Striker Andal Persis Solo, Diego Mendieta, Selasa (4/12). Pasoepati secara resmi menyatakan memboikot laga semifinal dan final IIC yang digelar di Stadion Manahan (Dok.Timlo.net/ Aryo Yusri Atmaja)

Solo — Meninggalnya striker Persis Solo Diego Mendieta menjadi salah satu berita yang banyak menyedot perhatian masyarakat, tidak hanya di Indonesia tapi juga warga dunia, khususnya pecinta sepakbola. Berita lainnya yang cukup heboh di Bulan Desember 2012 yakni munculnya fenomena seks mobil goyang di Wonogiri.

1 Desember — Angin puting beliung yang bertiup kencang disertai hujan deras, Sabtu (1/12) merusak puluhan atap rumah warga Desa Karangrejo, Kecamatan Kerjo, Karanganyar. Data yang dihimpun Timlo.net yang mengalami rusak parah terdapat 4 rumah milik warga yakni gentingnya kabur bertebaran, serta kayu penyangga roboh, adapun yang lainnya rusak ringan namun banyak pohon yang roboh dari akarnya karena tersapu kuatnya angin tersebut. (Baca: Puting Beliung Sapu Puluhan Rumah)

4 Desember: Striker Persis Solo versi PT LI asal Paraguay, Diego Mendieta menghembuskan nafas terakhir, Senin (3/12) malam pada pukul 23.30 WIB, di Rumah Sakit (RS) Dr Moewardi, Jebres, Solo. Setelah dirawat selama beberapa hari di RS Moewardi, pemain berusia 32 tahun itu akhirnya meninggal dunia. Menurut dokter, Diego meninggal akibat terserang infeksi Virus CMV.  Terhitung telah tiga kali Diego berpindah rumah sakit. Sebelumnya, Diego sempat dirawat di RSI Yarsis Solo dan RS PKU Muhammadiyah Solo. Jenazah Diego sempat disemayamkan di Thiong Ting. (Baca juga: Pasoepati Kumpulkan Dana… dan Sebelum Meninggal, Diego Ingin Pulang

27 Desember: Walikota Solo Hadi Rudyatmo menolak rencana kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) sebesar 15 persen. Meski dilakukan secara bertahap, kenaikan listrik akan berdampak secara luas kepada masyarakat. Rudy, sapaan Walikota, menyampaikan, pemerintah seyogyanya mengkaji kembali rencana kenaikan TDL pada awal tahun 2013 nanti. “Secara umum saya menolak (kenaikan TDL –Red). Tapi kalau yang dinaikkan itu golongan menengah ke atas ya silahkan. Yang jelas kenaikan listrik jangan disamaratakan,” katanya kepada wartawan, Kamis (27/12) di Balaikota Solo. (Baca selengkapnya: Walikota Solo Tolak Kenaikan Tarif Listrik)

28 Desember: Ratusan kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) yang didistribusikan di Kota Solo rusak. Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo segera mengembalikan kartu peserta Jamkesmas yang rusak pada Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Dari 145.563 kartu Jamkesmas yang sampai di tangan DKK Solo, 464 di antaranya dinyatakan rusak. “Jumlah itu yang baru kami identifikasi. Kemungkinan masih ada lagi,” kata Kepala DKK Solo Siti Wahyuningsih kepada wartawan, Jumat (28/12). Menurutnya, bentuk kerusakan pada kartu bermacam-macam. “Ada yang namanya salah, ada yang alamatnya juga salah,” tambahnya. (Selengkapnya baca: Ratusan Kartu Jamkesmas di Solo Rusak)

29 Desember: Problematika di Pasar Kota Wonogiri kian bertambah. Setelah didera persoalan sepinya pengunjung lantai 3, prostitusi terselubung, kini fenomena seks mobil goyang ditengarai kerap ada. Lokasinya di pelataran parkir bawah. Informasi yang berhasil Timlo.net dapatkan dari sejumlah pedagang dan pengunjung Pasar Kota Wonogiri, menyebutkan seks mobil goyang sering berlangsung saat dinihari. Sekitar pukul 01.30 WIB hingga 04.00 WIB. Modusnya, ada mobil yang terparkir di pelataran bawah. Tepat di samping kanan dan kiri pintu masuk utama sisi timur. Di lokasi itu memang minim penerangan. Mobil yang diparkir selanjutnya bergerak bergoyang-goyang. Menurut penuturan IK (32), seorang pedagang, mobil bergoyang lantaran ada aktifitas seksual di dalamnya. (Selengkapnya baca: Weleh! Seks Mobil Goyang Muncul di Wonogiri)

31 Desember:  Car Free Night (CFN) di Kota Solo dalam rangka menyambut Tahun Baru 2013, Senin (31/12) malam berlangsung sangat meriah. Ribuan orang tumplek blek di sepanjang Jl Slamet Riyadi dan Jl Jenderal Sudirman. Meski sempat diguyur hujan, namun acara CFN, termasuk pagelaran 2013 pelajar yang menari jaran kepang serta pelepasan balon tetap berlangsung.  (Selengkapnya baca:  Hujan, 2013 Pelajar Semangat Menari Jaran Kepang)



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge