0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

2 Temannya Dipecat, Karyawan Luwes Rame-rame Mogok

Sejumlah karyawati Luwes Nusukan, Solo, Rabu (2/1) pagi menggelar aksi demo sekaligus mogok kerja di depan mall tersebut (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Aksi demonstrasi yang dilakukan puluhan karyawan Toserba Luwes Nusukan, SOlo pada 24 Desember lalu berbuntut panjang. Pihak manajemen Luwes Nusukan melakukan pemecatan terhadap dua karyawan yang dianggap melakukan provokasi atas demo tersebut.

Dua karyawan yang dipecat tersebut yaitu Yuliana (24) dan Endang Retno Asih (31), dimana keduanya merupakan pengurus Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) ’92 Luwes Nusukan. Atas pemecatan tersebut, puluhan karyawan Mall Luwes Nusukan kembali melakukan aksi dengan mogok kerja dan menggelar aksi di depan toserba tersebut, Rabu (2/1).

Puluhan karyawan itu melakukan aksi dengan duduk-duduk di depan toserba. Mereka membawa poster bertuliskan “Kerjakan kembali Endang dan Yuli, Tolak Penindasan”, “Tolak PHK Dalam Bentuk Apapun”. Selain itu mereka juga mengenakan pita hitam ditangan kiri mereka sebagai bentuk keprihatinan atas pemecatan teman mereka.

Koordinator aksi, Ayu Kristiani mengatakan aksi tersebut sebagai bentuk protes ke perusahaan atas pemecatan dua rekan mereka. “Tidak hanya rekan-rekan yang di Luwes Nusukan, tetapi rekan-rekan di Mall Luwes Ratu dan Pasar Gading yang tergabung dalam SBSI ’92 juga melakukan aksi mogok kerja,” ungkapnya.

Dikatakan Ayu, pihaknya menuntut kepada perusahaan agar dua rekan mereka dikembalikan ke tempat semula. Selain itu pihaknya juga menuntut Manajer HRD, Bengawan Tedjo Handoyo dipecat dari Luwes Group. “Sejak Bengawan masuk, teman-teman yang tergabung dalam SBSI ’92 sering mendapatkan diskriminasi,” bebernya

Sementara, Yuliana, karyawan yang menjadi korban pemecatan mengatakan dirinya mendapatkan surat pemecatan Selasa (1/1). “Surat itu diberikan kemarin. Itupun yang menyerahkan bukan Pak Bengawan langsung tetapi perwakilan majanemen. Saya juga tidak mendapat pesangon,” tuturnya.

Sampai berita ini ditulis, aksi demo masing berlangsung. Sementara pihak Manajemen Toserba Luwes Nusukan belum bisa dikonfirmasi. “Pak Bengawan tidak ada di tempat. Pihak Manajemen lainnya tidak berani memberikan komentar,” ujar salah seorang sekuriti Luwes Nusukan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge