0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Arus Deras, Pencarian Korban Terpeleset Terus Dilakukan

Petugas TIM SAR masih melakukan upaya pencarian korban tenggelam, Selasa (1/1). (Dok.Timlo.net/ Iwan Dwi Wahyu Anggara)

Solo — Kecemasan terlihat jelas di wajah Lasiman (75), warga RT 3/RW 3 Losari, Semanggi, Pasar Kliwon, Solo. Bapak lima orang anak ini tidak menyangka anak ketiganya yakni Agus Setiawan (25) terpeleset jatuh dari jembatan dan hanyut terbawa arus sungai Bengawan Solo, Selasa (1/1) malam.

Seperti diketahui, Agus dan tiga kawannya, Adit, Fatah dan  Bambang melintasi jembatan setempat sepulang dari Mojoloban, Sukoharjo, sebagai buruh bangunan. Saat melintasi jembatan tepat di atas sungai Bengawan Solo, Agus terpeleset. Tiga temannya sempat berusaha menolong. Namun naas, Agus tercebur ke sungai dan hanyut terbawa arus.

”Tadi memang baru pulang kerja, tapi dia pamitan balik lagi ke tempat kerjanya di daerah Mojolaban,” jelas Lasiman cemas.

Sampai saat ini pencarian korban masih dilakukan oleh tim SAR Tagana dan Komunikasi Peduli Aksi Kemasyaraktan (Kompak). Derasnya aliran sungai Bengawan Solo tidak menyurutkan langkah Tim SAR untuk mencari korban dengan melakukan pantauan serta penyisiran di tepi Bengawan Solo.

“Kami masih melakukan penyisiran di tepi bengawan Solo, karena air untuk saat ini cukup deras,” jelas Heru Setyawan. Koordinator SAR Kompak kepada wartawan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge