0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kejar Target Dengan Pelatihan SDM

2011, Target okupansi KSPH Solo 61%

Solo – Kusuma Sahid Prince Hotel (KSPH) Solo menargetkan tingkat okupansi sebesar 61% pada 2011. Perusahaan optimistis target akan terealisasi, karena tarif sewa kamarnya terjangkau bagi kalangan pebisnis yang kerap bepergian.

KSPH optimistis target itu bakal tercapai, mengingat pengalaman sebelumnya di 2009 target okupansi sebesar 49% bisa diraih dan disusul di 2010 ini sebesar 60% juga berhasil diraih.

KSPH Solo merupakan salah satu hotel bintang lima di Kota Solo yang berkonsep modern dan nyaman dengan mengutamakan standar kualitas layanan yang tinggi. Untuk mencapai target okupansi di 2011 mendatang, pihak KSPH terus menggenjot sumber daya manusia (SDM) agar semakin trampil dalam bekerja.

“SDM adalah modal utama. Untuk itu perlu mempersiapkan strategi-strategi agar mendapatkan market yang baru. Misalnya dengan strategi management produk, branding management, dan customer management,” terang Purwanto Yudhanagoro, General Manager KSPH Solo kepada wartawan dalam kegiatan In House Training di Teratai Room KSPH Solo, Selasa (14/12).

Kegiatan ini, kata Purwanto, sebagai salah satu upaya KSPH mempertahankan penghargaan sebagai hotel terbaik pertama diantara Hotel Sahid Group. “Maka dari itu kami harus waspada dan tidak boleh lengah dengan preatasi yang sudah didapat. Mengingat persaingan perhotelan kedepan semakin kompetitif,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Purwanto, pihaknya gencar melakukan pelatihan bagi seluruh karyawannya. Seperti In House Training, yang bertujuan untuk mengembangkan keahlian dan kecakapan para karyawan agar bermanfaat bagi perusahaan dan karyawan. “Dengan pelatian seperti ini saya berharap akan mendapatkan market baru,” imbuhnya.

Sementara itu, pelatihan In House Training digelar selama dua hari, Selasa-Rabu (1415/12), dengan menghadirkan pembicara Drs Ign Soedjarwo CHA, MM dari instruktur dari American Hotel and Lodging Education Institut. Kegiatan yang diikuti para karyawan dan karyawati KSPH itu bertujuan untuk memotivasi karyawan sebagai bentuk pengembangan SDM.

Dalam kesempatan itu Soedjarwo mengupas tentang pengembangan SDM termasuk kepemimpinan yang baik. Ia menjelaskan, trik market yang diterapkan di KSPH Solo ini meliputi perbaikan produk, target market, dan human resource.

“SDM harus mampu bekerja dalam timserta mampu menyelesaikan dan mengatasi permasalahan kerja yang sering dialami, sehingga mampu secara langsung meningkatkan kualitas dan kinerja dari SDM dilingkungan perusahaan itu sendiri,” kata Soedjarwo.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge