0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kepesertaan Dobel, Pemkot Prioritaskan Jamkesmas

Kepala DKK kota Solo, Siti Wahyuningsih saat menunjukkan contoh kartu Jamkesmas (dok.timlo.net/dhefi)

Solo —  Pendistribusian kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) banyak yang tidak tepat sasaran. Sejumlah peserta Jamkesmas juga ada yang sudah terkaver dalam keikutsertaan layanan kesehatan serupa, yakni Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Surakarta (PKMS) Gold.

Dari temuan itu, Pemkot akan melakukan verifikasi kepada sejumlah warga yang diketahui mempunyai kepesertaan ganda tersebut. Walikota Solo Hadi Rudyatmo menyerukan agar mencoret salah satu kepesertaannya itu. “Yang tahun kemarin sudah dapat PKMS Gold dan sekarang dapat Jamkesmas, ya yang diprioritaskan Jamkesmas. Yang dicoret PKMS-nya,” kata Rudy, sapaan Walikota kepada wartawan, kemarin.

Menurutnya, baik Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo maupun Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) sudah memiliki data kepesertaan Jamkesmas maupun PKMS. “Jadi tinggal dibandingkan saja (data itu),” ungkapya.

Sementara, bagi warga masyarakat yang tahun lalu mendapat kartu Jamkesmas dan di tahun ini tidak mendapatkan kartu tersebut, ia menjanjikan pada masyarakat untuk diikutkan dalam kepesertaan PKMS. “Akan dilakukan home visit. Tinggal nanti hasilnya seperti apa, mau diberi PKMS Gold atau PKMS Silver,” jelas Rudy.

Seperti diketahui, tahun 2013 ini jumlah penerima Jamkesmas di Kota Solo sebayak 145.563 jiwa. Pendataan dilakukan oleh Tim Nasional Percepatan penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) yang memperoleh data dari Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) tahun 2011.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge