0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Para Bule pun Ikut Rayakan Malam Tahun Baru di Solo

Hans bersama temannya merayakan malam tahun baru (Dok.Timlo.net/Daryono)

Solo – Tidak hanya dipadati masyarakat Solo dan sekitarnya, perayaan malam Tahun Baru, Senin (31/12). Tapi, acara menyambut pergantian tahun di Kota Bengawan ini juga menarik wisatawan luar negeri. Beberapa warga mancanegara itu tampak ikut berjubel di antara ribuan masyarakat di area Car Free Night (CFN) Jl Slamet Riyadi.

Bule-bule tersebut tampak menikmati suasana CFN. Sesekali mereka bergoyang seiring musik yang mengalun dari panggung Plasa Sriwedari. Tak pelak, ulah mereka menarik perhatian pengunjung. Ada yang kemudian meminta foto bersama bule-bule tersebut.

Hans Sautier, bule asal Jerman mengatakan perayaan malam tahun baru di Solo sangat fantastik. “Ini fantastik. Pengalaman yang pertama bagi saya di Solo,” ujarnya kepada Timlo.net, Selasa (1/1) dinihari.

Hans sengaja datang khusus untuk merayakan Tahun Baru di Solo. “Sebelumnya saya pernah ke Solo untuk melihat festival kreatif dan festival kuliner. Waktu itu saya sangat tertarik. Saya pikir, festival kreatif saja menarik bagi saya, apalagi kalau tahun baru, pasti lebih heboh. Makanya saya datang ke sini,” ujar bule yang sudah menetap di Jepang ini.

Disinggung soal diberlakukannya CFN, Hans yang datang bersama tiga temannya asal Jepang, mengaku dirinya baru melihat pemberlakuan penutupan kendaraan bermotor tersebut di Indonesia. “Memang di Eropa ada yang namanya Landmark, suatu kawasan kecil yang steril dari kendaraan bermotor. Namun kawasan itu terlarang bagi kendaaraan bermotor siang malam. Kalau yang seperti ini,disterilkan dengan menutup jalan baru saya lihat di sini. Dan ini saya kira baik,” bebernyaa.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge