0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Limbah Miliki Nilai Ekonomis Tinggi

Lurik Kertas Koran Bekas Tembus Jakarta-Bali

Klaten – Barang-barang bekas jika berada di tangan yang terampil bisa menjadi barang yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Salah satunya lurik dari kertas koran bekas.

Seperti kreasi Yoga Art Design yang memanfaatkan limbah ini untuk dijadikan karya seni yang memiliki nilai jual tinggi. Home industry yang berada di Desa Bowan, Delangu, Klaten ini berkreasi membuat tenun lurik berbahan baku kertas koran bekas.

“Kita memang sengaja memanfaatkan kertas koran bekas untuk dijadikan produk yang mempunyai nilai seni tinggi. Peralatan yang digunakan juga sederhana yaitu dengan alat tenun bukan mesin (ATBM),” ujar Sandiyo SE, owner Yoga Art Design.

Hasil produksinya itu dibuat bermacam-macam kreasi, seperti tas, dompet dan taplak meja. Karya kerajinan unik ini telah memasuki pasar di berbagai kota mulai Jakarta hingga Bali.

Dalam sehari Sandiyo mampu memproduksi lurik kertas koran sekitar 6-8 meter. Harganya pun beragam tergantung motifnya. “Saya pernah mendapat pesanan dua konsumen dari Jakarta sekitar 1200 meter dan dari Bali 400 meter,” ujarnya.

Adapun langkah pembuatan kertas koran menjadi tenun lurik yakni awalnya koran bekas dipotong-potong dengan lebar sekitar setengah sentimeter. Potongan kertas itu dipadukan dengan benang, ditenun dengan ATBM.

“Membuat kerajinan tenun kertas koran tidak bisa dilakukan dengan cepat karena kertas tidak bisa dipintal, sehingga potongan kertas harus satu persatu dimasukkan ke alat tenun,” imbuhnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge