0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Manajemen Mall Luwes: Ini Hanya Miskomunikasi

Karyawan Luwes Nusukan demo, Senin (24/12). (Dok.Timlo.net/ Daryono)

Solo – Pihak manajemen mall Luwes Nusukan, Banjarsari, Solo menilai ada miskomunikasi antara karyawan dengan pihak manajemen. Hal itu disampaikan manajemen Mall Luwes terkait unjuk rasa yang dilakukan karyawan Mall Luwes, Senin (24/12) siang.

Manajer HRD Luwes Group, Bengawan Tejo Handoyo menjelaskan  pergeseran posisi beberapa karyawan dari bagian kasir ke bagian stand bukanlah penurunan pangkat ataupun demosi. “Ini hanya miskomunikasi saja. Saya jamin tidak ada demosi,” ujar Bambang saat melakukan negosiasi dengan pihak perwakilan karyawan yang diwakili Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) ’92.

Menurut Bengawan, pihak manajemen sedang  melakukan pembenahan manajemen menyangkut pelayanan kepada customer. “Jadi, kami sedang melakukan pembenahan secara menyeluruh, dan itu menjadi hak kami melakukan pembenahan manajemen. Sistem kasir yang ada kami ganti dengan sistem baru. Oleh karenanya, kasir lama kami geser dengan kasir baru yang merupakan hasil training kasir dengan pihak ketiga,” bebernya.

Terhadap tuduhan diskriminasi terhadap karyawan yang menjadi anggota SBSI ’92, Bengawan membantah hal tersebut. “Tidak ada niatan itu. Tidak ada diskriminasi terkait keikutsertaan karyawan dalam serikat pekerja. Jika kemudian ada yang menghasut bahwa kami melakukan diskriminasi, tunjukkan orangnya siapa. Akan langsung kami pecat,” tegasnya.

Menanggapai tuntutan karyawan yang meminta dikembalikan ke posisi semula, Bengawan meminta karyawan bersabar untuk kemudian menunggu training sistem kasir baru. “Karena training sistem kasir baru melibatkan pihak ketiga, kami minta karyawan bersabar. Setelah mereka ditraining sistem kasir yang baru akan kami kembalikan ke bagian kasir lagi,” tuturnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge