0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mabarung Gong Kebyar ke-2

Ajang Temu Kangen Sekaligus Unjuk Kebolehan

Solo – Suasana tampak berbeda di Pendhapa ISI Surakarta, permainan gamelan Bali membahana ruang yang biasa digunakan untuk menggelar berbagai pementasan tersebut. Wajar karena pada Jumat malam, (26/11), digelar acara bertajuk Mabarung Gong Kebyar ke-2.

Acara yang digelar ISI Surakarta tiap 2 tahun sekali merupakan sebuah ajang bertemu dan kangenan orang Bali yang berada di luar Bali lewat berbagai sajian kesenian lokal Bali. “Ini acara tiap dua tahun sekali yang memang sengaja digelar untuk mengobati kangen para masyarakat Bali yang ada diluar Bali serta wujud pengenalan musik Bali diluar lingkup Bali sendiri,” ujar Ketua Panitia, I Nyoman Sukerna kepada Timlo.net disela-sela penyelenggaraan Mabarung Gong Kebyar ke-2.

Namun bukan hanya sekedar sebagai ajang temu kangen, acara ini juga sekaligus media untuk unjuk kebolehan antara berbagai pelaku seni dengan menyajikan garapan kesenian Bali. “Bisa dikatakan acara ini adalah pertarungan dan saling menunjukkan kebolehannya dalam memainkan kesenian Bali,” lanjutnya.

Pada penyelenggaraan Mabarung Gong Kebyar ke-2 terlihat tim gamelan Bali dari ISI Surakarta dan ISI Jogjakarta saling unjuk kebolehan dihadapan para penonton yang memadati Pendhapa ISI Surakarta. Riuh teriakan dan tepukan pun mewarnai penampilan kedua penyaji dari ISI Surakarta dan Jogja yang terlihat tidak mau kalah.

Beberapa musisi kondang, dosen, mahasiswa dari kedua belah penyaji terlihat bersemangat membawakan sajian garapan gamelan Bali. Selain itu musisi kenamaan I Wayan Sadra, Prof. DR. Pande Made Sukerta, S.Kar.,M.Si bahkan Rektor ISi Surakarta Slamet T Suparno pun ikut tampil memeriahkan gelaran tersebut..



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge