0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Wayang Kampung Sebelah Bikin Ger-geran Mahasiswa Fisip UNS

WKS di UNS (Dok.Timlo.net/ Achmad Khalik)

Solo — Pertunjukan Wayang Kampung Sebelah (WKS) dengan dalang Ki Jliteng Suparman digelar di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) UNS, Rabu (31/10). Penampilan yang sudah ditunggu-tunggu oleh ratusan mahasiswa sejak siang tadi tersebut, menyuguhkan cerita tentang pencegahan pembalakan liar yang terjadi di hutan Indonesia.

“Pembalakan hutan yang terjadi saat ini sudah sampai pada titik nadir yang mengancam keselamatan masyarakat sekitar hutan. Disamping itu juga, dampak luas yang disebabkan pembalakan tersebut juga dirasakan oleh seluruh umat manusia yang tinggal di bumi ini,” kata Ki Jliteng Suparman.

Dalam penampilannya, kelompok wayang yang berdiri tahun 2001 tersebut menyajikan boneka wayang yang menyerupai sosok manusia seperti Hansip, Lurah, penyanyi dangdut, warga masyarakat dan masih banyak lagi. Dengan menggunakan bahasa sehari-hari yang dipakai, yaitu Bahasa Indonesia dan Jawa, serta diselingi dengan guyonan dan sindiran khas angkringan atau pos kampling, pertunjukan tersebut mampu membuat para penonton yang umumnya mahasiswa tersebut tertawa terpingkal-pingkal.

Layaknya sebuah wayang, selain menampilkan guyonan khas juga diselipkanĀ pelajaran atau nilai-nilai yang dapat diambil di dalamnya. Seperti nilai-nilai politik, sosial, ekonomi, budaya, dan lingkungan. Sindiran juga kritikan tampak jelas menghiasi pertunjukan yang diiringi musik kontemporer secara live sebagai penghantar sindiran.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge