0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Satpol PP Sragen Kekurangan Personel

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Sragen, Sri Budi Dharmo (dok.timlo.net/agung)

Sragen — Jumlah personel yang minim membuat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen, Sri Budi Dharmo, kesulitan untuk mengatur dan membagi pelaksanaan tugas sehari-hari, khususnya yang berkaitan dengan ketertiban umum (Tibum).  Budi menuturkan jumlah seluruh personel Satpol PP Sragen amat terbatas hanya 44 orang.

Padahal jumlah ideal dari personel Satpol PP bila dilihat dari wilayah dan jumlah penduduk Bumi Sukowati adalah 250 orang. Jumlah 250 ini sebenarnya juga diamanatkan dalam Permendagri Nomor 60 Tahun 2012 tentang Pedoman Penetapan Jumlah Polisi Pamong Praja.

“Seharusnya, jumlah personel Satpol PP mencapai 250 orang. Hal itu didasarkan pada jumlah penduduk, luas wilayah, APBD, rasio belanja aparatur, jumlah peraturan daerah, kondisi geografis, tingkat potensi konflik, dan lain-lain,” kata Budi ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (29/10).

Budi mengaku telah mengajukan surat permohonan penambahan jumlah personel kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Namun hingga kini belum mendapat jawaban. Namun menurut Budi, Sragen tidak sendirian. Dia membandingkan dengan Kabupaten Ngawi yang memiliki 98 personel Satpol PP. Padahal Ngawi termasuk kabupaten atau kota kecil. Begitu juga dengan kabupaten lain yang ada di Soloraya, jumlah personil Satpol PP-nya juga termasuk sedikit.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge