0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tawaran Kompetisi LI Bisa Mengganjal Penyatuan Persis Solo

Punggawa Persis Solo versi BLI (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Proses reunifikasi dualisme Persis Solo bisa jadi terganjal jika Persis bentukan PT Liga Indonesia (LI) mendaftarkan diri mengikuti kompetisi LI di bawah komando KPSI (Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia). KPSI sendiri dikabarkan bakal menggelar kongres sekaligus menutup pendaftaran klub peserta ISL, 10 November mendatang.

Persis versi LI pun memiliki niat untuk mendaftarkan diri kembali mengikuti kompetisi bentukan Badan Liga Indonesia (BLI) tersebut. Manajer Persis LI, Totok Supriyanto mengaku tertarik jika memang timnya kembali mendapat tawaran bergabung ke kompetisi Divisi Utama bentukan PT LI.

Namun, Totok mengaku belum mendapat ajakan atau informasi langsung dari  PT LI selaku pelaksana kompetisi. Dirinya juga mengaku akan memperhatikan klausul penawaran dari perusahaan pengelola kompetisi sepakbola versi KPSI tersebut. Pengalaman musim lalu, dengan adanya keterlambatan gaji pemain menjadi tolok ukur dalam mempertimbangkannya.

“Kami tak ingin kejadian di musim lalu terulang karena jaminan pelunasan gaji untuk pemain pun tidak tepat waktu. Apa mereka bisa menjamin hal itu tak terulang di musim mendatang. Selain itu sampai sekarang kami juga masih ingin memegang komitmen untuk menyatukan Persis terlebih dahulu,” terang Totok.

Kekhawatiran justru dialami Persis versi LPIS, apabila Persis LI tetap berupaya kembali mengikuti kompetisi dibawah BLI. Melalui Manajer Persis LPIS, Joni Sofyan Erwandi, konsentrasi untuk mewujudkan reunifikasi ataupun rekonsiliasi dualisme Persis Solo akan terganggu jika Persis LI mengabaikan komitmen untuk duduk bersama .

“Memang selama ini keinginan duduk satu meja membahas penyatuan Persis belum terealisasi, tapi setidaknya kami meminta mereka tetap menjaga komitmen baiknya untuk penyatuan Persis,” kata Joni, Selasa (30/10).

Joni juga menambahkan proses penyatuan dua Persis tetap akan berjalan sesuai rencana. Meskipun jika nantinya Kongres PSSI harus diundur menjadi bulan Desember, bukan November seperti yang direncanakan semula. “Dari awal sebenarnya yang menjadi acuan adalah agenda PSSI. Jadi jika kongres mundur tetap saja pembahasan dilakukan setelah berlangsungnya kongres,” kata Joni.

“Kompetisi digelar paling lambat Maret 2013, jadi masih tersedia cukup waktu untuk menyusun tim,” tandas Joni.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge