0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Karawitan TNI Tutup TMMD di Wonogiri

Karawitan yang dibawakan anggota KODIM 0728 Wonogiri (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri – Dengan seragam khas TNI AD sekitar 15 anggota KODIM 0728/Wonogiri mempertunjukkan kebolehan dalam seni gamelan. Penampilan mereka tak ayal membuat terkesima juga masyarakat yang menyaksikannya. Pasalnya dendang gamelan yang mereka bawakan terdengar cukup apik di telinga.

Setidaknya ada 2  gendhing dibawakan para anggota KODIM 0728/Wonogiri. Gendhing pertama Kodhok Ngorek, yang kedua Palaran Asmarandana. Kedua gendhing dibunyikan di Lapangan Desa Ngadiroyo, Nguntoronadi, Wonogiri, Senin (30/10).

Penampilan anggota TNI tadi merupakan pertanda ditutupnya kegiatan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Sengkuyung Tahap II. Untuk Distrik Militer Wonogiri, TMMD dipusatkan di Desa Ngadiroyo, Nguntoronadi.

Dandim 0728/Wonogiri, Letkol (Inf) Murdjoko usai penutupan TMMD menjelaskan, kegiatan karawitan merupakan salah satu program budaya sekaligus sosial. Diharapkan anggota KODIM nantinya bisa lebih menyatu dengan rakyat, mampu berinteraksi secara kian intens serta ikut mengembangkan budaya adiluhung bangsa melalui karawitan.

“Latihannya tetap dirutinkan di Disbudparpora (Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga), sekaligus pelatih gamelannya juga karyawan dinas itu juga, kalau mendengar irama gamelan yang baru saja saya rasa sudah layak tampil,“ terang Dandim.

Sementara terkait TMMD, Dandim mengungkapkan beberapa kegiatan fisik maupun non isik telah terlaksana. Di antaranya pembuatan dan perbaikan jalan, buk deker, rumah ibadah, dan  perbaikan rumah tak layak huni. Selain itu dilakukan pula sosialisasi tentang kesadaran hukum bagi masyarakat.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge