0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Molor, Pemkab Klaten Ancam Putus Rekanan Masjid Agung

Proyek pembangunan Masjid Agung di Desa Jonggrangan, Klaten Utara (Dok.Timlo.net/Indratno Eprilianto)

Klaten – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten mengancam akan memutus kontrak rekanan yang mengerjakan proyek pembangunan Masjid Agung di Desa Jonggrangan, Klaten Utara –bekas Terminal Klaten.  Ancaman itu menyusul molornya pembangunan konstruksi awal pada masjid tersebut.

“Hingga memasuki akhir Oktober ini mestinya sudah mencapai 60 persen dari struktur bangunan. Namun kenapa baru mencapai 34 persen,” ujar Kabid Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Klaten, Ahmad Wahyudi kepada wartawan disela inspeksi mendadak (Sidak) bersama rombongan dari Komisi III DPRD Klaten, Senin (29/10).

Molornya proyek itu, kata Wahyudi, bisa disebabkan lantaran terkendala saat proses relokasi pedagang yang menempati kios di lokasi bekas Terminal Jonggrangan tersebut. Akibatnya proyek meleset dari rencana awal. Untuk itu, Pemkab mendesak agar rekanan segera menyelesaikannya.

“Akhir Oktober ini slup bangunan harus diselesaikan. Sebab memasuki November nanti harus sudah mengerjakan lantai. Sehingga pada akhir Desember struktur bangunan awal senilai Rp 9,5 miliar itu sudah selesai. Namun jika terus mundur bisa jadi diputus kontraknya,” tandas Wahyudi.

Pemberian sanksi tersebut mendapat dukungan dari Komisi III DPRD Klaten. Untuk itu wakil rakyat meminta kepada rekanan untuk mentaati jadwal proyek yang sudah ditentukan.

“Rekanan harus lebih serius mengejar target yang sudah ditentukan. Apalagi sebentar lagi sudah memasuki musim hujan, tentu akan banyak kendala yang dihadapi untuk kelanjutan proyek tersebut,” ujar Ketua Komisi III DPRD Klaten, Sri Tjahjana.

Menanggapi hal itu, Menejemen Konsultan PT CEEC Yogyakarta, Karjono, berjanji akan berusaha mengejar target. Salah satunya dengan menambah tenaga kerja dan jam kerja.

“Kami akan membenahi pada sektor tenaga kerja dan metodenya. Misalnya dengan menambah jam kerja dan tenaganya,” ujarnya.

Sementara itu, Pemkab Klaten pada 2013 mendatang berencana akan mengajukan tambahan anggaran dari APBD sebesar Rp30 miliar. Dengan demikian total proyek pembangunan Masjid Agung sebesar Rp 39,5 miliar. Tahap pembangunan tahun depan akan masuk konstruksi dan finishing.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge