0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Komite Museum Ajukan Sertifikasi Tanah Radya Pustaka

Museum Radya Pustaka Solo (doktimlo.net/dhefi)

Solo — Komite Museum Radya Pustaka diminta untuk segera mengajukan proses sertifikasi tanah museum. Permintaan tersebut  disampaikan Walikota Solo Hadi Rudyatmo, Senin (29/10).

Dengan adanya kepastian status tanah museum yang berada di kawasan Sriwedari tersebut, bisa memberikan dampak positif bagi keberlangsungan museum tertua di tanah air tersebut. “Anggaran bisa saja tidak keluar jika status tanah belum jelas. Pada saat mengajukan permohonan dana baik lewat propinsi maupun pusat, bisa dipertanggung jawabkan kalau museum tersebut adalah aset negara, bukan aset perorangan,” kata Rudy, sapaan Walikota kepada wartawan.

Dirinya yakin, proses sertifikasi atas tanah Radya Pustaka akan berjalan dengan lancar. Proses sertifikasi tanah atas Bangunan Cagar Budaya (BCB) itu sendiri kini sedang dalam proses.

Sementara, Sekretaris Komite Museum Radya Pustaka Jaka Darjata mengakui, pada kawasan Sriwedari sejatinya terdapat 3 sertifikat. Salah satunya, setifikat tanah yang mengatas namakan museum.

Komite museum sendiri sedang menyiapkan proses pengajuan sertifikasi tanah. “Dengan adanya Undang-undang Cagar Budaya No 5 tahun 1992, kami rasa prosesnya akan cepat clear,” terangnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge