0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Minggu Depan, PKL CFD Ditertibkan

Pemberitahuan penertiban PKL di CFD (Dok.Timlo.net/ Daryono)

Solo —  Kondisi Car Free Day (CFD) di Jl Slamet Riyadi yang semakin dipenuhi pedagang kaki lima (PKL) membuat Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Solo memberlakukan aturan penataan. Peraturan tersebut mulai diberlakukan pada Minggu (4/11) mendatang.

Guna menyosialisasikan hal itu, Dishubkominfo memasang aturan penataan itu dalam spanduk besar yang dipasang di 3 tempat salah satunya di jembatan penyeberangan Sriwedari. Dalam aturan itu, PKL hanya boleh berjualan di city walk. Selain itu mereka dilarang menggunakan area jalur lambat/trotoar di utara Jl Slamet Riyadi. PKL yang boleh berjualan pun hanya PKL kuliner.

Kasi Menejemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishubkominfo Solo, M Usman menuturkan, penataan PKL guna menjaga kenyamanan di CFD selama berlangsung. Selama ini keberadaan PKL sudah semakin padat dan tak terkendali. Ada yang menggunakan badan jalan untuk berjualan. Suasana CFD terkesan semrawut jika tak segera ditata. Padahal, jalan tersebut hanya diperuntukkan aktivitas CFD.

”Kami himbau kepada PKL agar tertib berjualan. Mereka harus berjualan di City Walk. Dan tidak diijinkan menggunakan jalur lambat atau trotoar di utara jalan untuk jualan. Selain itu tidak boleh bawa motor atau mobil. Peraturan ini berlaku mulai Minggu depan (4 November –Red),” tuturnya
di CFD, Minggu (28/10).

Pemkot juga mengkususkan pedagang kuliner atau makanan yang bisa berjualan di CFD. Selain itu, pedagang kuliner dilarang berjualan di CFD. ”PKL di CFD memang beragam. Dari kuliner, pakaian sampai pedagang lain yang mulai menjamur. Namun, kami hanya memperbolehkan bagi pedagang kuliner,” imbuhnya

Ada beberapa titik yang tidak dibolehkan untuk berjualan. Seperti kawasan depan Loji Gandrung, Plasa Sriwedari, Wuryoningratan, SGM dan Riyadi Hotel. Selain di tempat itu, pedagang boleh menggelar dagagannya. ”Loji Gandrung salah satu ikon kota, Plasa Sriwedari dan tempat lainnya itu termasuk public space,” jelasnya

Meski demikian, pihaknya masih memberi toleransi selama masih dalam tahap sosialisasi. ”Satu dua minggu masih dalam tahap sosialisasi persuasif,” ujarnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge