0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ayam Gado-gado, Segala Rasa Dalam Satu Piring

Ayam gado-gado (Dok.Timlo.net/ Aris Arianto)

Wonogiri — Kreativitas warga Wonogiri dalam berolah kuliner masih terus berlanjut. Salah satu bukti nyatanya tersaji dalam menu Ayam Gado-gado yang menawarkan berpadunya semua rasa masakan.

Ayam Gado-gado bukanlah jenis makanan seperti layaknya gado-gado. Yang dimaksudkan adalah masakan daging ayam kampung berkuah dengan mencampurkan berbagai penyedap alami. Ada sereh, tomat, blimbing wuluh, cabai rawit hijau dan asam Jawa.

Sebagai penambah rasa pedas, diatas sajian ayam dan kuahnya ditaruh sambal pecel. Belum berhenti disitu, oseng tempe dan cabai hijau muda dicampurkan pula pada menu ini.

“Tapi untuk mengimbangi rasa asam dan manis, sambal pecel dan osengnya tidak dibuat terlalu pedas, sebab sudah dikasih lombok rawit utuh yang dimasak langsung,” tutur Partiyem (55), penjual Ayam Gado-gado di Terminal Non Bus Baturetno, Wonogiri, Minggu (28/10).

Ayam sebagai bahan utama lanjut Partiyem sengaja dipilih dari jenis kampung. Sebab jika memakai daging ayam pedaging malah terlalu lembek dan hancur saat dimasak bersama kuah.

“Rasanya pas, Mas, ada manis, asem, pedas, gurih, pokoknya jadi satu, ibaratnya gado-gado tapi bukan gado-gado,” ujar Retno Ambarwati, penikmat Ayam Gado-gado.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge