0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hanya 8 Persen LKP yang Terakreditasi

Dirjen PAUDNI Kemdikbud, Prof Dr Lydia Freyani Hawadi Psi (Dok.Timlo.net/ Daryono)

Solo —  Dari sebanyak 17.776 Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) yang ada di Indonesia ternyata yang baru mendapatkan akreditasi dari pemerintah baru 8 persennya saja. Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Pembinaan Kursus dan Pelatihan Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal (PAUDNI) Kemdikbud Wartanto dalam jumpa pers di Solo Paragon Lifestyle Mall, Sabtu (27/10).

Dikatakan, sebanyak 8 persen tersebut sekitar 1.200an LKP yang belum mendapatkan akreditasi. “17.776 LKP tersebut terdiri dari 24 ribu macam kursus dari 97 jenis kursus,” ujarnya sebelum membuka Pameran Kursus dan Pelatihan bertajuk Kursus Membangun Karakter dan Daya Saing Bangsa.

Dijelaskan, LKP yang telah mendapatkan akreditasi tersebut memiliki peluang untuk mendapatkan bantuan pemerintah daripada yang tidak. Mengenai bantuan yang digelontorkan oleh Direktorat PAUDNI dia menyebutkan ada beberapa hal. Diantaranya memberikan bantuan kepada 90an ribu peserta didik yang tergolong kurang mampu untuk kursus.

Selain itu Direktorat PAUDNI juga memberikan bantuan berupa diklat untuk 3.000 instruktur pendidik. “Untuk meningkatkan kualitas dan revitalisasi lembaga, juga diberikaan sebesar bantuan sebesar Rp100 juta kepada sekitar 100 lembaga,” imbuhnya.

Sementara itu Dirjen PAUDNI Kemdikbud Lydia Freyani Hawadi mengatakan pemerintah kota/kabupaten harus menyediakan anggaran untuk mengembangan LKP di daerahnya masing-masing. Sehingga tidak bergantung kepada pemerintah pusat. Lydia mengungkapkan, dalam pameran tersebut menampilkan sebanyak 60 peserta dari LKP nasional yang telah terakreditasi. Sebanyak 60 peserta tersebut terdiri dari 15 rumpun kursus, diantaranya rumpun perhotelan, otomotif dan musik.



Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge